Search for collections on Undip Repository

Perbandingan Kejadian Pityriasis capitis pada Mahasiwi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro: Studi pada Penggunaan Hijab Katun dan Non-Katun

Kaylannisa, Faiza and Widyawati, Widyawati and Radityastuti, Radityastuti (2025) Perbandingan Kejadian Pityriasis capitis pada Mahasiwi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro: Studi pada Penggunaan Hijab Katun dan Non-Katun. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-KTI] Text (ABSTRAK-KTI)
FAIZA KAYLANNISA-22010122120037-KTI-ABSTRAK.pdf

Download (77kB)

Abstract

Latar Belakang: Pityriasis capitis atau ketombe merupakan kondisi inflamasi kronik kulit kepala yang bersifat rekuren, ditandai dengan skuama halus berwarna putih hingga keabu-abuan. Kondisi ini sering dipengaruhi oleh kolonisasi Malassezia sp., peningkatan sekresi sebum, serta faktor lingkungan seperti kelembapan. Salah satu faktor eksternal yang dapat memengaruhi kondisi kulit kepala pada wanita berhijab adalah jenis bahan hijab yang digunakan. Bahan katun memiliki daya serap tinggi terhadap keringat, sedangkan bahan non-katun seperti poliester, sifon, dan rayon cenderung kurang menyerap keringat, sehingga dapat meningkatkan kelembapan kulit kepala dan risiko Pityriasis capitis. Tujuan: Mengetahui perbedaan kejadian Pityriasis capitis pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yang menggunakan hijab berbahan katun dan non-katun. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri atas 110 mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro angkatan 2022–2023 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner dan foto klinis kulit kepala yang dinilai oleh dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Dari total 110 responden, 54 responden menggunakan hijab berbahan katun dan 56 responden menggunakan hijab berbahan non-katun. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara jenis bahan hijab dengan kejadian Pityriasis capitis (p < 0,001). Proporsi kejadian Pityriasis capitis lebih tinggi pada pengguna hijab non-katun (61,4%) dibandingkan pengguna hijab katun (38,6%). Kesimpulan: Terdapat perbedaan bermakna antara penggunaan hijab berbahan katun dan non-katun terhadap kejadian Pityriasis capitis. Kata Kunci: Pityriasis capitis, hijab, bahan katun, bahan non-katun, kulit kepala, Malassezia sp.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pityriasis capitis, hijab, bahan katun, bahan non-katun, kulit kepala, Malassezia sp.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 22 Dec 2025 02:22
Last Modified: 22 Dec 2025 02:22
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42155

Actions (login required)

View Item View Item