Widyasari, Salvanisa Rahmadhea (2024) Potensi Bakteri Endofit Biji Asal Ekosistem Salin Kering untuk Induksi Toleransi Tanaman Cabai Terhadap Cekaman Abiotik. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Salvanisa Rahmadhea W.zip Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (50kB) | Request a copy |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (41kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (38kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (102kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (52kB) |
Abstract
Kenaikan muka air laut dapat mengakibatkan kerusakan di berbagai sektor
terutama sektor pertanian. Meningkatnya kadar salinitas tanah merupakan salah
satu pengaruh yang diakibatkan dari naiknya muka air laut. Inovasi dalam
menangani permasalahan cekaman salinitas dan kekeringan perlu dilakukan untuk
memaksimalkan penggunaan lahan yang lebih optimal. Salah satu upaya yang dapat
dilakukan yaitu melalui pendekatan bioteknologi, yaitu pemanfaatan bakteri endofit
pada lahan salin dan kering. Bakteri endofit dapat diisolasi dari bagian akar, batang,
daun, ranting, dan biji. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bakteri endofit
biji asal tanaman ekosistem salin-kering Nusa Tenggara Timur yang dapat
menginduksi toleransi tanaman terhadap cekaman salinitas dan kekeringan. Pada
penelitian ini digunakan tanaman cabai sebagai tanaman uji. Metode yang
dilakukan meliputi isolasi bakteri endofit biji, pengujian in vitro tanaman cabai
dengan perlakuan salinitas dan kekeringan, karakterisasi fisiologi isolat bakteri dan
analisis data. Uji in vitro perlakuan salinitas dengan penambahan NaCl 0 mM (S0);
100 mM (S1); dan 200 mM (S2), dan perlakuan kekeringan dengan penambahan
polyethylene glycol 6000MW 0% (K0); 20% (K1: -1 MPa); dan 30% (K2: -1.5
MPa). Karakterisasi fisiologi isolat bakteri meliputi pelarutan fosfat, penambatan
nitrogen, produksi eksopolisakarida, selulase, katalase, dan protease. Konsorsium
bakteri kode CBj5.26 menunjukkan hasil terbaik dalam menginduksi toleransi
cekaman salinitas dan kekeringan pada tanaman cabai yaitu menghasilkan berat
kering tertinggi pada perlakuan cekaman salinitas (S2K0) dan cekaman kekeringan
(S0K1). Isolat bakteri dari kultur konsorsium Cbj5.6 memiliki kemampuan
melarutkan fosfat, menambat nitrogen, produksi selulase dan eksopolisakarida yang
mungkin berperan dalam proses induksi toleransi. Secara umum inokulasi
konsorsium bakteri endofit biji pada tanaman cabai menghasilkan pertumbuhan
tanaman yang lebih baik dibandingkan tanaman kontrol.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 11 Dec 2025 08:18 |
| Last Modified: | 11 Dec 2025 08:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42086 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
