Raihan, Heksa (2024) Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etil Asetat Kapang Endofit Caulerpa sp dan Euchema cottonii terhadap Candida albicans, Escherichia coli, dan Staphylococcus aureus. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (333kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (203kB) | Request a copy |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (400kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACK.pdf Download (400kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (501kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (496kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (360kB) |
Abstract
Kapang merupakan mikroorganisme mikroskopis yang dapat hidup di
berbagai habitat. Kapang yang melindungi inang dari bahaya biasa disebut
kapang endofit. Kapang endofit merupakan kapang yang hidup di dalam tubuh
inangnya yang biasanya ditemukan pada jaringan tumbuhan. Kapang endofit
isolat FFC1, FFC2, FFC3, FFC4, FFE1, FFE2, FFE3, FFE4, dan FFE5
merupakan hasil isolasi dari Euchema cottonii dan Caluerpa sp belum pernah
diketahui karakteristik dan aktivitas antimikrobanya. Tujuan dari penelitian ini
adalah mengetahui karakteristik morfologi kapang endofit dari Euchema
cottonii dan Caulerpa sp., mengetahui aktivitas antimikroba dari etil asetat
kapang endofit dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans,
Escherichia coli, dan Staphylococcus aureus, dan mengetahui spesies yang
maksimal dalam memproduksi antibiotik dengan kualitas terbaik. Oleh sebab
itu, sejumlah dua isolat kapang terbaik yang diisolasi diekstrak kemudian diuji
terhadap C. albicans, E. coli, dan S. aureus serta diidentifikasi secara
molekuler. Pengujian dilakukan dengan menggunakan kertas cakram dan
identifikasi molekuler menggunakan metode CTAB. Hasil terbaik
menunjukkan bahwa isolat yang akan diekstrak adalah FFE1 dan FFE2. Hasil
uji menunjukkan bahwa isolat kapang FFE1 mempunyai kualitas terbaik
menghasilkan zona hambat tertinggi sebesar 11,8 mm tetapi keduanya tidak
menghasilkan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan mikroorganisme uji.
Senyawa octadecanoic acid dan hexadecanoic acid merupakan senyawa
dominan pada ekstrak antimikroba berturut-turut pada isolat FFE1 dan FFE2.
Hasil isolasi menunjukkan bahwa isolat FFE1 merupakan Talaromyces
allahabadensis.
Kata kunci: Caulerpa sp., Euchema cottonii, Kapang Endofit, Talaromyces
allahabadensis, dan Uji Aktivitas Antimikroba
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 04:56 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 04:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42013 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
