Najmah, Nabilah and Limijadi, Edward Kurnia Setiawan and Hendrianingtyas, Meita and Saubig, Arnila Novitasari (2025) EVALUASI INTRAASSAY DAN INTERASSAY HASIL DETEKSI ANEMIA DENGAN ALAT HEMOTIV MELALUI KONJUNGTIVA MATA DIBANDINGKAN DENGAN ALAT HEMATOLOGI ANALISER OTOMATIS. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK)
NABILAH NAJMAH-22010122120010-KTI-ABSTRAK.pdf Download (123kB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia merupakan kondisi berkurangnya kadar hemoglobin yang mengakibatkan menurunnya kapasitas darah dalam mengangkut oksigen. Pemeriksaan anemia umumnya menggunakan hematologi analiser otomatis yang bersifat invasif, memerlukan darah vena, dan fasilitas laboratorium. Hal ini menjadi kendala terutama bagi pasien yang takut jarum atau berada di daerah dengan akses terbatas. Alat hemotiv merupakan alat deteksi anemia non-invasif berbasis pengolahan citra konjungtiva yang dikembangkan untuk memberikan alternatif deteksi anemia yang lebih nyaman dan mudah diakses. Namun demikian, belum ada penelitian yang menguji konsistensi (intraassay) dan keakuratan (interassay) alat ini dibandingkan dengan alat hematologi analiser otomatis. Tujuan: Mengevaluasi intraassay dan interassay hasil deteksi anemia menggunakan alat hemotiv melalui konjungtiva mata dibandingkan dengan alat hematologi analiser otomatis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross-sectional yang dilakukan pada 40 subjek di RS Nasional Diponegoro. Evaluasi intraassay dilakukan pengukuran dengan alat hemotiv sebanyak tiga kali pada interval tiga menit, sedangkan evaluasi interassay dilakukan dengan membandingkan hasil alat hemotiv pada tiap waktu (menit ke-0, ke-3, ke-6) terhadap alat hematologi analiser otomatis. Data hasil evaluasi intraassay akan dideskripsikan dan data hasil evaluasi interassay dianalisis menggunakan uji fischer exact dan korelasi kontingensi. Hasil: Evaluasi intraassay menunjukkan bahwa sebagian besar sampel memberikan hasil yang konsisten pada pengukuran berulang, meskipun terdapat variasi kecil pada subjek dengan kadar hemoglobin borderline. Evaluasi interassay menunjukkan bahwa semua waktu pengukuran alat hemotiv memiliki hubungan yang bermakna dengan alat hematologi analiser otomatis (p < 0,05). Kekuatan hubungan tertinggi diperoleh pada menit ke-0 dan ke-3 (r = 0,658), diikuti menit ke-6 (r =0,562). Kesimpulan: Alat Hemotiv menunjukkan hasil evaluasi intraassay dan interassay yang baik terhadap alat hematologi analiser otomatis. Waktu pengukuran terbaik alat Hemotiv adalah pada menit ke-0 dan ke-3, yang menunjukkan performa optimal dalam mendeteksi anemia non-invasif.
Kata Kunci: Anemia, Hemotiv, Hematologi Analiser Otomatis, Intraassay, Interassay, Non-invasif
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, Hemotiv, Hematologi Analiser Otomatis, Intraassay, Interassay, Non-invasif |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 04:29 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 04:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41999 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
