Taruna, Evelyn (2024) Preparasi, Karakterisasi, dan Evaluasi in vitro Liposom Berbasis Lipopeptida Kationik Asam Linoleat (C18:2-CHS-PKKKRKV) sebagai Kandidat Agen Transfeksi. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. Halaman Cover.pdf Download (301kB) |
|
|
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (169kB) | Request a copy |
|
|
Text
4. Halaman Abstrak.pdf Download (444kB) |
|
|
Text
5. Halaman Abstract.pdf Download (442kB) |
|
|
Text
6. Daftar Isi.pdf Download (444kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (614kB) |
|
|
Text
15. Daftar Pustaka.pdf Download (509kB) |
Abstract
Transfeksi adalah penghantaran materi genetik ke dalam sel eukariotik yang
dalam aplikasinya membutuhkan bantuan vektor non-viral. Dalam penelitian ini,
formulasi liposom berbasis lipopeptida kationik asam linoleat (C18:2-CHSPKKKRKV) dengan fosfolipid dioleoylphosphatidylethanolamine (DOPE) dan
lipid kolesterol ditujukan untuk meningkatkan efisiensi transfeksi dengan tingkat
sitotoksisitas yang rendah. Kontrol pembanding yang digunakan dalam penelitian
ini berupa agen transfeksi komersial polietilenimin (PEI25K). Uji mobilitas DNA
dan stabilitas kompleks DNA-liposom menunjukkan bahwa liposom dapat
mengompleks dan melindungi DNA mulai perbandingan massa DNA/liposom
sebesar 1:1 (0,5 μg:0,5 μg) dan 1:2 (0,5 μg:1 μg). Uji kondensasi DNA
menunjukkan bahwa liposom dapat mengondensasi DNA dengan baik dimana
terjadi penurunan intensitas fluoresensi seiring meningkatnya kandungan liposom
yang ditambahkan. Uji transfeksi plasmid pengode gen Green Fluorescent Protein
(pCSII-EF-AcGFP) menggunakan liposom pada sel Human Embryonic Kidney
(HEK-293T) menunjukkan adanya ekspresi protein target meskipun efisiensinya
lebih rendah dibandingkan PEI25K. Lipopeptida yang diformulasikan dengan
kolesterol memiliki kemampuan dalam membentuk kompleks dengan DNA,
memberikan perlindungan DNA dari degradasi enzim DNAse, dan efisiensi
transfeksi yang lebih baik dibandingkan lipopeptida yang diformulasikan dengan
DOPE atau kombinasi antara DOPE dan kolesterol. Berdasarkan uji sitotoksisitas,
keseluruhan liposom memiliki tingkat sitotoksisitas yang lebih rendah
dibandingkan dengan PEI25K. Liposom berbasis lipopeptida kationik asam linoleat
yang diformulasikan dengan fosfolipid DOPE, lipid kolesterol, atau kombinasi
antara keduanya dapat mengompleks dan melindungi DNA dari degradasi enzim
DNAse pada berbagai perbandingan massa DNA/liposom (1:1; 1:2; 1:4; 1:8).
Meskipun liposom berbasis lipopeptida kationik asam linoleat masih memiliki
efisiensi transfeksi yang lebih rendah dibandingkan kontrol agen transfeksi
komersial PEI25K, tetapi liposom mempunyai tingkat sitotoksisitas terhadap sel
mamalia HEK-293T yang lebih rendah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 09 Dec 2025 09:08 |
| Last Modified: | 09 Dec 2025 09:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41990 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
