Search for collections on Undip Repository

Pengaruh Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) Terhadap Derajat Kerusakan Histopatologi Hati Tikus Wistar yang Dipapar Ibuprofen

Nugraha, Rendy and Susilaningsih, Neni and Pralampita, Pulong Wijang (2025) Pengaruh Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) Terhadap Derajat Kerusakan Histopatologi Hati Tikus Wistar yang Dipapar Ibuprofen. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK_RENDY ASTRIAN NUGRAHA_22010122120044] Text (ABSTRAK_RENDY ASTRIAN NUGRAHA_22010122120044)
ABSTRAK_RENDY ASTRIAN NUGRAHA_22010122120044.pdf

Download (138kB)

Abstract

Latar Belakang: Salah satu obat golongan NSAID yang paling popular adalah ibuprofen. Ibuprofen sering dikaitkan dengan cedera hati akibat obat (DILI). Drug Induced Liver Injury (DILI) merupakan cedera hati yang sering disebabkan oleh obat-obatan, herbal, atau xenobiotik lainnya dan mengakibatkan kelainan pada tes fungsi hati atau disfungsi hati. Tanaman telang (Clitoria ternatea) merupakan salah satu jenis tumbuhan yang mulai dikembangkan untuk keperluan pengobatan. Tanaman ini mengandung senyawa bioaktif yang berguna sebagai bahan pengobatan seperti hepatoprotektif, antiinflamasi, dan antioksidan.
Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak bunga Clitoria ternatea terhadap derajat kerusakan histopatologi hati pada tikus wistar yang diberikan paparan ibuprofen.
Metode: Penelitian true experimental dengan desain post-test only with control group ini menggunakan 30 ekor tikus Wistar jantan usia 8 minggu. Tikus dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif (ibuprofen 44 mg/200gBB), serta tiga kelompok perlakuan dengan ekstrak Clitoria ternatea dosis 250, 500, dan 1.000 mg/kgBB. Perlakuan diberikan selama 21 hari, kemudian dilakukan terminasi dan pemeriksaan histopatologi hati berupa pengukuran derajat kerusakan histopatologi hati.
Hasil: Uji beda antar kelompok perlakuan dan uji beda antara kelompok K(-) dengan kelompok perlakuan menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0,05). Nilai median pada masing-masing kelompok yaitu (Kn) 2(2-3), (K-) 3(2-3), (P1) 1,5(1-2), (P2) 2(1-2), dan (P3) 2(2-3).
Kesimpulan: Ekstrak bunga Clitoria ternatea dosis bertingkat (250, 500, dan 1000 mg/kg BB) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap derajat kerusakan histopatologi hati tikus Wistar yang dipapar ibuprofen.

Kata Kunci: Ibuprofen, Clitoria ternatea, Derajat Kerusakan, Histopatologi Hati, Tikus Wistar

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Ibuprofen, Clitoria ternatea, Derajat Kerusakan, Histopatologi Hati, Tikus Wistar
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 18 Dec 2025 06:53
Last Modified: 18 Dec 2025 06:53
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41941

Actions (login required)

View Item View Item