Rizkia, Antra Fatteh Suli and Wildan, Arief and Saubig, Arnila Novitasari and Gunadharma, Andhika (2025) PERBEDAAN SKOR TNO STEREOTEST PADA PENDERITA MIOPIA RINGAN, SEDANG, DAN BERAT. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-KTI)
ABSTRAK-KTI.pdf Download (62kB) |
Abstract
Latar Belakang: Miopia merupakan kelainan refraksi dengan prevalensi tinggi di seluruh dunia dan dapat memengaruhi kualitas penglihatan stereoskopis. Tingkat keparahan miopia, terutama miopia berat, berhubungan dengan pemanjangan aksial bola mata yang dapat menurunkan fungsi binokular. Salah satu metode yang sensitif untuk pemeriksaan penglihatan stereoskopis adalah TNO stereotest berbasis random dot. Penelitian mengenai hubungan antara derajat miopia dan hasil TNO stereotest masih terbatas, khususnya pada populasi mahasiswa di Indonesia. Tujuan: Mengetahui perbedaan skor TNO stereotest pada penderita miopia ringan, sedang, dan berat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Subjek penelitian terdiri dari 48 mahasiswa Universitas Diponegoro berusia 18–25 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Subjek dibagi menjadi tiga kelompok: miopia ringan, sedang, dan berat (masing-masing 16 subjek). Pemeriksaan penglihatan stereoskopis dilakukan menggunakan TNO stereotest. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas, Kruskal-Wallis untuk perbandingan antar kelompok, dan Mann-Whitney sebagai uji post-hoc. Hasil: Nilai median skor TNO stereotest pada kelompok miopia ringan adalah 60 detik busur (60–240), miopia sedang 90 detik busur (60–240), dan miopia berat 240 detik busur (120–480). Uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok (p = 0,000). Analisis post-hoc dengan uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan bermakna antara kelompok miopia ringan–berat (p = 0,000) dan sedang–berat (p = 0,008), namun tidak bermakna antara ringan–sedang (p = 0,094). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna pada skor TNO stereotest antara penderita dengan berbagai derajat miopia. Penurunan fungsi penglihatan stereoskopis paling nyata ditemukan pada kelompok miopia berat.
Kata kunci : Miopia, TNO Stereotest, stereoskopis, mahasiswa
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Miopia, TNO Stereotest, stereoskopis, mahasiswa |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 09 Dec 2025 01:55 |
| Last Modified: | 09 Dec 2025 01:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41935 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
