Zaveira, Antania Maritza (2024) Pengaruh Media Produksi Dan Metode Pengeringan Terhadap Produksi Enzim Amilase Kapang Aspergillus awamori KT-11. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Antania Maritza Zaveira.zip Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER .pdf Download (259kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (197kB) | Request a copy |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
11. BAB I.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (255kB) |
Abstract
Kebutuhan enzim pada berbagai sektor industri semakin meningkat dari
tahun ke tahun. Produksi enzim secara komersial telah banyak menggunakan
sumber dari mikroorganisme. Salah satunya adalah produksi enzim amilase oleh
kapang Aspergillus awamori KT-11. Produksi enzim dapat dipengaruhi oleh
penggunaan media produksi serta metode pengeringan. Penggunaan media
produksi kaya pati, seperti dedak padi dan dedak jagung, berpotensi untuk
dilakukan dalam rangka mencari alternatif media produksi yang lebih alami.
Disamping itu, metode pengeringan yang banyak diaplikasikan pada industri,
seperti dengan oven dan freeze dry, juga menarik untuk diteliti pengaruhnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh media produksi dan metode
pengeringan terhadap produksi enzim amilase kapang A. awamori KT-11. Metode
yang digunakan dalam penelitian adalah analisa proksimat media dedak padi dan
dedak jagung, fermentasi media oleh kapang A. awamori KT-11 selama 5 hari pada
suhu 22oC, perlakuan metodepengeringan dengan oven dan freeze dryer, pengujian
aktivitas enzim amilase dengan metode 3,5-dinitrosalicylic acid (DNS), dan
penentuan jenis gula pereduksi terpilih (maltotriosa, maltosa, dan glukosa)
menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Pada penelitian
juga dilakukan pengukuran kurva pertumbuhan dengan metode Total Plate Count
(TPC), jumlah spora dengan haemositometer, pengamatan kapang dan birefringent,
serta perhitungan rendemen. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) kemudian diuji dengan two way ANOVA dan diuji lanjut dengan
uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf kepercayaan 1%. Hasil analisa
proksimat menunjukkan bahwa media dedak jagung mengandung karbohidrat
sebanyak 79,27% dan pengamatan birefringent yang cukup tinggi dibandingkan
dedak padi. Berdasarkan ANOVA, media produksi, metode pengeringan, dan
interaksi kedua faktor tersebut memberi pengaruh nyata terhadap aktivitas enzim
amilase A. awamori KT-11. Perlakuan media produksi dedak jagung dan metode
pengeringan freeze dry memberikan aktivitas enzim tertinggi sebesar 217,03±0,30
U/mL.
Kata Kunci : Aspergillus awamori KT-11, Dedak Jagung, Freeze Dry
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 08 Dec 2025 09:09 |
| Last Modified: | 08 Dec 2025 09:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41933 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
