Search for collections on Undip Repository

Korelasi antara Derajat Keparahan Ambliopia dengan Derajat Deviasi Strabismus

PUTRI, MARWAH ANDISA and Saubig, Arnila Novitasari and Wildan, Arief (2025) Korelasi antara Derajat Keparahan Ambliopia dengan Derajat Deviasi Strabismus. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK KTI MARWAH ANDISA] Text (ABSTRAK KTI MARWAH ANDISA)
ABSTRAK KTI MARWAH ANDISA.pdf

Download (104kB)

Abstract

Latar Belakang: Ambliopia merupakan penurunan ketajaman penglihatan pada satu atau kedua mata meskipun
sudah diberikan koreksi refraksi optimal, sedangkan strabismus adalah ketidaksejajaran posisi bola mata yang
dapat menimbulkan gangguan fungsi binokular. Keduanya sering berkaitan, namun derajat keparahan ambliopia
tidak selalu sebanding dengan besar deviasi strabismus. Penelitian mengenai korelasi keduanya masih terbatas
sehingga penting untuk diteliti lebih lanjut.
Tujuan: Menganalisis hubungan antara derajat keparahan ambliopia dengan derajat deviasi strabismus pada
pasien strabismus dengan ambliopia di RS Nasional Diponegoro.
Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan rancangan potong lintang (cross-sectional)
menggunakan data sekunder rekam medis pasien strabismus dengan ambliopia periode Januari 2022–Desember
2024. Sampel dipilih dengan teknik consecutive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh sebanyak
38 pasien. Variabel bebas adalah derajat keparahan ambliopia yang diklasifikasikan menjadi ringan, sedang, dan
berat, sedangkan variabel terikat adalah derajat deviasi strabismus yang dikategorikan menjadi sedang dan berat.
Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.
Hasil: Dari 38 pasien, mayoritas mengalami ambliopia derajat ringan (57,9%), diikuti sedang (23,7%) dan berat
(18,4%). Sebagian besar pasien mengalami strabismus derajat berat (73,7%) dan sisanya strabismus sedang
(26,3%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai ρ = –0,083 dengan p = 0,621, yang berarti tidak terdapat
hubungan bermakna antara derajat keparahan ambliopia dan derajat deviasi strabismus (p > 0,05).
Simpulan: Tidak terdapat korelasi yang signifikan antara derajat keparahan ambliopia dengan derajat deviasi
strabismus. Hal ini menunjukkan bahwa keparahan ambliopia pada pasien strabismus ditentukan oleh faktor
multifaktorial selain besar deviasi strabismus.
Kata kunci: ambliopia, strabismus, deviasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: ambliopia, strabismus, deviasi.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 10 Dec 2025 04:41
Last Modified: 10 Dec 2025 04:41
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41890

Actions (login required)

View Item View Item