Search for collections on Undip Repository

DNA Barcoding dan Analisis Filogenetik Spons dari Desa Tulamben, Karangasem, Bali dengan Target Lokus COI Dan 28S

Natadireja, Zubair Ahdan (2024) DNA Barcoding dan Analisis Filogenetik Spons dari Desa Tulamben, Karangasem, Bali dengan Target Lokus COI Dan 28S. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (57kB) | Request a copy
[thumbnail of 5. ABSTRAK.pdf] Text
5. ABSTRAK.pdf

Download (9kB)
[thumbnail of 6. ABSTRACT.pdf] Text
6. ABSTRACT.pdf

Download (8kB)
[thumbnail of 7. DAFTAR ISI.pdf] Text
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (45kB)
[thumbnail of 11. PENDAHULUAN.pdf] Text
11. PENDAHULUAN.pdf

Download (21kB)
[thumbnail of 16. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (204kB)

Abstract

Spons merupakan hewan invertebrata primitif dengan tubuh berpori, yang
morfologinya sulit diidentifikasi karena adaptasinya terhadap lingkungan sehingga
perlu dilakukan identifikasi molekuler. Penelitan ini bertujuan untuk
mengidentifikasi molekuler, menganalisis pohon filogenetik dan hubungan
kekerabatan spons yang dikoleksi dari perairan laut desa Tulamben, Karangasem,
Bali dengan marker COI dan 28S C region. Metode penelitian meliputi
pengambilan sampel, identifikasi morfologi dan molekuler, analisis filogenetik
dengan pendekatan maximum likelihood dan bayesian inference dan analisis jarak
genetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi molekuler menggunakan
DNA barcoding dengan kedua marker efektif untuk mengidentifikasi spesies spons
di perairan desa Tulamben, Karangasem, Bali. Lima sampel spons dapat
diidentifikasi menggunakan kedua marker COI dan 28S C region yaitu
DBP012406, DBP012408, DBP012419 dan DBP012421 sebagai Aaptos sp. serta
DBP012410 sebagai Haplosclerida sp. Dua sampel lainnya hanya dapat
teridentifikasi menggunakan marker COI yaitu sampel DBP012409 sebagai
Ptilocaulis sp. dan DBP012414 sebagai Clathria sp. Pohon filogenetik yang
terbentuk dari marker COI, 28S dan concatenated menghasilkan topologi pohon
yang sama yaitu terbentuknya empat clades, yang mewakili ordo Suberitida
Axinellida, Poecilosclerida dan Haplosclerida sebagai outgroup. Hubungan
kekerabatan terdekat antara ketujuh sampel spons dengan marker COI terdapat
diantara sampel yang teridentifikasi sebagai genus Aaptos yaitu DBP012406,
DBP012408, DBP012419 dan DBP012421 dengan jarak genetik 0,000, sedangkan
terjauh yaitu antara DBP012409 yang teridentifikasi sebagai genus Ptilocaulis dan
DBP012410 yang teridentifikasi pada tingkatan ordo Haplosclerida, dengan jarak
genetik 0,612. Hubungan kekerabatan terdekat pada kelima sampel spons dengan
marker 28S C region terdapat diantara sampel yang teridentifikasi sebagai genus
Aaptos yaitu DBP012406, DBP012408, DBP012419 dan DBP012421 yang
memiliki jarak genetik 0,000, sedangkan terjauh yaitu antara DBP012406 sebagai
genus Aaptos dan DBP012410 yang teridentifikasi pada tingkatan ordo
Haplosclerida, dengan jarak genetik berkisar 2,312.
Kata kunci: DNA barcoding, Spons, Marker COI, Marker 28S C region, Pohon filogenetik, Jarak
genetik, Tulamben, Bali

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 05 Dec 2025 09:39
Last Modified: 05 Dec 2025 09:39
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41878

Actions (login required)

View Item View Item