Yansi, Syahfitri Dwi (2024) Komparasi Diatom Epipelik dan Epifitik Seresah Batang di Kawasan Konservasi Hutan Mangrove “Jembatan Merah” Rembang. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (96kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (434kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (92kB) |
Abstract
Kawasan Konservasi Hutan Mangrove ”Jembatan Merah” Rembang merupakan
salah satu dari banyak ekosistem mangrove di Indonesia, objek ekowisata yang
terbentuk di lokasi yang terlindung dari gelombang air laut sehingga membentuk
dataran lumpur yang berasal dari endapan sedimen sungai dan laut. Diatom
merupakan salah satu organisme akuatik yang hidup di ekosistem mangrove yang
memiliki dinding sel terbentuk dari silika, bervariasi dari segi ukuran dan bentuk,
dapat hidup menempel pada tumbuhan, hewan, bebatuan dan permukaan sedimen.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan komunitas diatom epipelik dan
epifitik. Sampel diatom epipelik dan epifitik diambil dari lumpur sedimen dan
dengan menyikat kulit seresah batang mangrove dan didigesti menggunakan
metode HCl 10 % dan H2O2 10% kemudian diamati dan diidentifikasi. Pengolahan
data menggunakan rumus indeks keanekaragaman, kemerataan, dominansi dan
similaritas. Diatom epipelik yang ditemukan sebanyak 32 genus dan 64 spesies
serta diatom epifitik sebanyak 21 genus dan 41 spesies. Genus Nitzschia memiliki
spesies yang beragam dan ditemukan pada komunitas diatom epipelik dan epifitik.
Amphora coffeaeformis dan Navicula salinarum ditemukan di seluruh stasiun
sampling. Baik diatom epipelik maupun epifitik memiliki keanekaragaman jenis
sedang dengan kemerataan jenis komunitas diatom epipelik kurang merata hingga
merata, sedangkan epifitik merata. Tidak terdapat spesies yang mendominasi di
kedua komunitas. Kesamaan jenis tinggi antara kedua komunitas mencapai 59,05%.
Keberadaan beberapa spesies seperti Nitzschia palea, Tryblionella granulata dan
Navicula salinarum menunjukkan adanya tekanan lingkungan.
Kata kunci : mangrove, diatom, epipelik dan epifitik, komparasi, kualitas air
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 05 Dec 2025 04:15 |
| Last Modified: | 05 Dec 2025 04:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41842 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
