Search for collections on Undip Repository

Komparasi Deteksi Kanker Otak Menggunakan Tiga Algoritma Klasifikasi dan Tiga Ekstraksi Fitur

ASYIFA, Pinkan Dinda (2025) Komparasi Deteksi Kanker Otak Menggunakan Tiga Algoritma Klasifikasi dan Tiga Ekstraksi Fitur. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (63kB)
[thumbnail of 3. PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf] Text
3. PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf

Download (243kB)
[thumbnail of 4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (449kB)
[thumbnail of 6. KATA PENGANTAR.pdf] Text
6. KATA PENGANTAR.pdf

Download (94kB)
[thumbnail of 7. DAFTAR ISI.pdf] Text
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (38kB)
[thumbnail of 12. ABSTRAK.pdf] Text
12. ABSTRAK.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of 13. ABSTRACT.pdf] Text
13. ABSTRACT.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of 14. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
14. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (39kB)
[thumbnail of 19. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (118kB)

Abstract

Kanker otak merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan memerlukan
deteksi dini agar penanganan medis dapat dilakukan secara tepat. Penelitian ini
bertujuan untuk membandingkan sistem deteksi kanker otak menggunakan citra
CT-Scan dengan metode ekstraksi fitur Gray Level Co-Occurrence Matrix
(GLCM), Gray Level Run Length Matrix (GLRLM), dan Gray Level Size Zone
Matrix (GLSZM), serta algoritma klasifikasi K-Nearest Neighbors (KNN), Support
Vector Machine (SVM), dan Naïve Bayes (NB). Data yang digunakan berasal dari
database Kaggle dengan total 4.506 citra, yang dibagi menjadi 3.154 citra training
dan 1.352 citra testing. Proses penelitian meliputi pre-processing, ekstraksi fitur,
dan klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode ekstraksi
dan algoritma klasifikasi memberikan performa yang bervariasi. Algoritma KNN
menunjukkan performa yang sangat baik pada data training, namun mengalami
overfitting karena performanya menurun secara signifikan saat diuji pada data
testing. Sebaliknya, algoritma SVM mampu mempertahankan performa stabil pada
data training dan dapat melakukan generalisasi pada data testing. Sementara itu,
algoritma Naïve Bayes tidak dapat mengenali pola data secara akurat, sehingga
performanya cenderung rendah di seluruh tahapan. Kombinasi fitur GLSZM dan
algoritma SVM menjadi pendekatan paling seimbang dalam mendeteksi kanker
otak dari citra CT-Scan.
Kata Kunci : Kanker Otak, CT-Scan, GLCM, GLRLM, GLSZM, KNN, SVM,
Naïve Bayes

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 05 Dec 2025 04:04
Last Modified: 05 Dec 2025 04:04
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41837

Actions (login required)

View Item View Item