Putri, Shofiyah Mahdiyah (2024) Pengaruh Polyethylene Glycol (PEG) Dalam Media MS Terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Flavonoid Kultur Kalus Tomat (Solanum lycopersicum L.). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (135kB) |
|
|
Text
3. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (99kB) | Request a copy |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (202kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (205kB) |
|
|
Archive
Shofiyah Mahdiyah Putri.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Flavonoid pada kulit tomat dapat digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan
farmasi. Produksi flavonoid dari tomat termasuk rendah, sehingga diperlukan
biomassa dalam jumlah yang banyak untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kultur
kalus merupakan teknik in vitro yang umumnya digunakan untuk produksi senyawa
metabolit sekunder termasuk flavonoid. Kandungan total flavonoid kalus dapat
ditingkatkan pada kondisi cekaman kekeringan. PEG 6000 merupakan salah satu
elisitor yang dapat menurunkan nilai potensial air dalam media, sehingga
menyebabkan cekaman kekeringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh penambahan PEG 6000 terhadap pertumbuhan dan kandungan total
flavonoid kalus tomat. Eksplan yang digunakan adalah kotiledon kecambah tomat
varietas servo. Kotiledon kecambah tomat berumur 14 HST ditanam dalam media
induksi kalus berisi MS, BAP 2 ppm, dan 2,4D 1 ppm selama 2 minggu. Kalus
disubkultur dalam media induksi kalus dengan penambahan PEG 6000. Penelitian
ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan
konsentrasi PEG 6000 yang berbeda (0%, 1%, 3%, 5%, dan 7%) sebanyak enam
ulangan. Analisis data dilakukan dengan ANOVA dilanjutkan dengan uji DMRT.
Parameter yang digunakan berupa parameter kuantitatif dan kualitatif. Analisis
kandungan total flavonoid dilakukan menggunakan spektofotometer UV-Vis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penambahan PEG 6000 dalam media kultur kalus
tomat menyebabkan pertumbuhan kalus menjadi lebih rendah dan kandungan total
flavonoid menjadi lebih tinggi. Penambahan elisitor PEG 6000 mengakibatkan
kalus bertekstur kompak. Respon perkembangan kalus tomat terhadap penambahan
PEG 6000 menghasilkan embrio somatik fase globular setelah 37 hari. Penambahan
PEG 6000 sebesar 5% merupakan konsentrasi yang mampu menghasilkan total
kandungan flavonoid yang tinggi. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai
screening awal tumbuhan yang tahan terhadap cekaman kekeringan.
Kata kunci: tomat, kalus, PEG 6000, metabolit sekunder, flavonoid
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 05 Dec 2025 02:01 |
| Last Modified: | 05 Dec 2025 02:01 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41827 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
