Tanjung, Annisa Hidayah and Pratiwi, Rina and Probosari, Enny (2025) HUBUNGAN KONSUMSI SAYURAN TERHADAP STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN PEDALANGAN 02 KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ANNISA HIDAYAH TANJUNG-22010120140178-KTI-ABSTRAK)
ANNISA HIDAYAH TANJUNG-22010120178-KTI-ABSTRAK.pdf Download (11kB) |
Abstract
Latar Belakang: Status gizi merupakan gambaran kondisi fisiologi seseorang yang ditentukan oleh sejauh mana asupan nutrient harian mampu memenuhi kebutuhan tubuh, serta seberapa optimal proses pencernaan, penyerapan, dan pemanfaatannya berlangsung. Dengan kata lain, status gizi bukan hanya cerminan dari apa yang dikonsumsi, tetapi juga hasil akhir dari interaksi dinamis antara pola makan dan proses metabolic individu. Penting untuk memberikan asupan makanan yang baik dan optimal, termasuk makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) dan mikronutrien (vitamin, mineral) kepada anak anak. Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan masalah pertumbuhan dan perkembangan pada anak.
Tujuan: Mengetahui hubungan konsumsi sayuran terhadap status gizi pada anak sekolah dasar.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional
dan metode purposive sampling yang dilakukan menggunakan data primer yaitu menggunakan pengisian kuesioner 3-days food recall. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Pedalangan 02 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang pada bulan Mei hingga September. Kemudian dilakukan Analisa statistik dengan rancangan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square, serta disajikan dalam bentuk tabel.
Hasil: Berdasarkan dari hasil analisa penelitian ini didapatkan sebanyak 53 subjek dengan frekuensi konsumsi sayuran cukup dengan status gizi baik sebanyak 31 sampel (64,6%) dan frekuensi konsumsi sayuran kurang dengan status gizi anak baik sebanyak 17 sampel (35,4%). Pada penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara frekuensi konsumsi sayuran terhadap status gizi anak dengan nilai p-value 0.950, asupan makronutrien terhadap status gizi anak (p=0,411 dan p=0,066), tingkat pendidikan orang tua terhadap status gizi anak (p=0,235 dan p=0,293), tingkat
pendapatan orang tua terhadap status gizi anak (p=0,943).
Kesimpulan: Didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara frekuensi konsumsi sayuran, asupan makronutrien, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan orang tua terhadap status gizi anak sekolah dasar.
Kata Kunci: Status Gizi, Sayuran, Anak Sekolah Dasar
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Status Gizi, Sayuran, Anak Sekolah Dasar |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 08 Dec 2025 06:15 |
| Last Modified: | 08 Dec 2025 06:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41823 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
