ADITHIA, Rizky Putra (2025) Interpretasi Bawah Permukaan Lapangan Panas Bumi “H” Berdasarkan Data Gravitasi. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. COVER.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
3. PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (346kB) |
|
|
Text
6. KATA PENGANTAR.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (281kB) |
|
|
Text
11. ABSTRAK.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
12. ABSTRACT.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
13. BAB I.pdf Download (334kB) |
|
|
Text
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (245kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi struktur geologi bawah permukaan dan sebaran densitas di lapangan panas bumi "H" dengan menggunakan metode gravitasi observasi. Survei gravitasi dilakukan pada 264 titik pengukuran dengan jarak antar titik ±250 meter, kemudian data diolah dengan koreksi standar meliputi koreksi alat, pasang surut, lintang, udara bebas, Bouguer, dan medan. Nilai densitas rata-rata batuan ditentukan menggunakan metode Parasnis dan diperoleh sebesar 2,64 g/cm³. Nilai Anomali Bouguer Lengkap (ABL) kemudian dipisahkan menjadi komponen anomali regional dan residual menggunakan metode upward continuation pada elevasi 8000 meter. Interpretasi lanjutan dilakukan dengan analisis First Horizontal Derivative (FHD) dan Second Vertical Derivative (SVD) untuk menegaskan batas struktur sesar dan kontras densitas lateral. Sebanyak tujuh
sayatan dipilih untuk pemodelan inversi 2D yang memotong zona manifestasi panas bumi, menggunakan perangkat lunak Grablox dan Surfer. Hasil pemodelan menunjukkan sebaran densitas batuan antara 2,05 g/cm³ - 2,90 g/cm³. Integrasi
antara anomali residual, analisis derivatif, dan hasil pemodelan inversi menunjukkan adanya dugaan zona reservoar panas bumi di bagian timur hingga tenggara pada kedalaman 700 hingga 1500 meter, dengan nilai densitas berkisar 2,30 g/cm³ – 2,50 g/cm³. Zona densitas rendah ini berasosiasi kuat dengan sesar
hasil interpretasi serta manifestasi panas bumi di permukaan, mengindikasikan keberadaan batuan permeabel jenuh fluida yang berpotensi sebagai reservoar panas bumi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem panas bumi di wilayah studi
dikontrol oleh struktur sesar tektonik dan jika dikombinasikan dengan analisis derivatif serta pemodelan inversi terbukti sangat efektif untuk mendelineasi prospek panas bumi di daerah non-vulkanik.
Kata Kunci : metode gravitasi, analisis derivatif, panas bumi, sesar, reservoar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 04 Dec 2025 08:52 |
| Last Modified: | 04 Dec 2025 08:52 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41813 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
