Astrilia, Mila and Partiningrum, Dwi Lestari and Sofro, Muchlis AU (2025) BERBAGAI FAKTOR RISIKO TERKAIT KEJADIAN INFEKSI KATETER HEMODIALISIS ; Studi Kasus Kontrol pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik di RSUP Dr Kariadi Semarang. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-TESIS)
ABSTRAK THESIS MILA ASTRILIA.pdf Download (78kB) |
Abstract
Latar Belakang : Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan morbiditas dan mortalitas tinggi. Hemodialisis (HD) menjadi terapi pengganti ginjal utama, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh akses vaskular yang aman dan efektif. Penggunan kateter double lumen sebagai akses vaskuler pada HD meningkatkan risiko infeksi yang akan meningkatkan mortalitas dan morbiditas pasien. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian infeksi kateter HD.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol dengan perbandingan 1:2 pada populasi pasien PGK di unit HD RSUP Dr. Kariadi pada bulan Januari 2020 – April 2024 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel terikat yaitu infeksi kateter HD, sedangkan variabel bebasnya yaitu jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, IMT, diabetes melitus, kadar hemoglobin, kadar albumin, lokasi kateter, durasi penggunaan kateter dan riwayat infeksi sebelumnya. Data numerik diuji dengan uji t dan uji mann whitney, data katagorik diuji dengan uji bivariat menggunakan uji chi square, dan uji multivariat menggunakan uji regresi logistik.
Hasil: Teradapat total 105 subjek penelitian, dengan kelompok kasus sebanyak 35 subjek. Infeksi aliran darah terkait kateter: 91%, sedangkan infeksi exit site: 65% pada kelompok kasus. Pada uji data numerik didapatkan kadar hemoglobin (p=0,000) dan kadar albumin (p=0,001) merupakan faktor risiko bermakna terhadap kejadian infeksi. Sedangkan pada uji chi square didapatkan diabetes melitus (p= 0,047), anemia (p<0,001), hipoalbumin (p<0,001), dan riwayat infeksi kateter HD (p=0,001). Pada uji multivariat menunjukan bahwa anemia (p= <0,001; OR 19,251 (95% CI: 4,714 – 78,617) dan hipoalbumin (p= 0,032; OR 3,785 (95% CI: 1,089 – 13,154) merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian infeksi kateter HD.
Kesimpulan: Anemia dan hipoalbumin merupakan faktor risiko infeksi kateter HD.
Kata kunci : Penyakit Ginjal Kronis, Hemodialisa, Kateter double lumen, Infeksi Kateter HD, Faktor Risiko
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyakit Ginjal Kronis, Hemodialisa, Kateter double lumen, Infeksi Kateter HD, Faktor Risiko |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 11 Dec 2025 07:42 |
| Last Modified: | 11 Dec 2025 07:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41778 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
