Search for collections on Undip Repository

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NIAT MELAKUKAN SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDARHARJO SEMARANG

SANI, SYAFI MUTHI (2025) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NIAT MELAKUKAN SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDARHARJO SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO SHAFI.pdf] Text
REPO SHAFI.pdf - Published Version

Download (442kB)

Abstract

Aktivitas seksual pranikah pada remaja berkontribusi terhadap tingginya angka KTD. Kota Semarang termasuk wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo, menunjukkan adanya peningkatan kasus KTD pada remaja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan niat remaja untuk melakukan seks pranikah di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan rancangan studi cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh remaja usia 15-19 tahun yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh 95 remaja berusia 15-19 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, uang saku per bulan, status hubungan pacaran, jumlah hubungan pacaran, durasi berpacaran, niat melakukan seks pranikah, sikap, norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku terhadap seks pranikah merupakan variabel yang diteliti dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Niat melakukan seks pranikah menunjukkan memiliki hubungan yang signifikan dengan status hubungan pacaran (p=0,013), jumlah hubungan pacaran (p=0,018), sikap (p=0,000), norma subjektif (p=0,013), persepsi kontrol perilaku (p=0,003). Sebaliknya, variabel usia (p=0,961), jenis kelamin (p=0,902), tingkat pendidikan (p=0,790), uang saku per bulan (p=0,657) dan durasi berpacaran (p=0,152) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan dari 95 responden, mayoritas responden tercatat tidak memiliki niat untuk melakukan seks pranikah (58,9%) dan sisanya memiliki niat untuk melakukan seks pranikah (41,1%). Remaja dianjurkan untuk lebih mengendalikan diri agar dapat menghindari perilaku seksual pranikah. Puskesmas Bandarharjo dapat meningkatkan peran posyandu remaja dan mengembangkan kader sebaya di setiap kelurahan.
Kata kunci: Niat Seks Pranikah; Remaja; Theory of Planned Behavior

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 03 Dec 2025 01:44
Last Modified: 03 Dec 2025 01:44
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41752

Actions (login required)

View Item View Item