Sriyanto, Leonita Yuliana (2024) Komparasi Struktur Komunitas Makrobenthos Berdasarkan Komposisi Organik Substrat dan Komposisi Butiran Substrat di Perairan Teluk Awur dan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER TA.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (238kB) | Request a copy |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
7. ABSTRAK.pdf Download (67kB) |
|
|
Text
8. ABSTRACT.pdf Download (132kB) |
|
|
Text
9. BAB I.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (184kB) |
|
|
Archive
Leonita Yuliana Sriyanto.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Makrobenthos sangat responsif terhadap perubahan kualitas perairan
sehingga akan berpengaruh terhadap kelimpahannya. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui korelasi struktur komunitas makrobenthos dengan kandungan
organik dan komposisi butiran substrat dan juga faktor abiotik pada kawasan
perairan Teluk Awur dan Karimunjawa. Penelitian dilakukan di dua stasiun Teluk
Awur, yaitu Dermaga MSTP dan Pulau Panjang, serta dua stasiun Karimunjawa,
yaitu Zona Budidaya Monokultur dan Polikultur. Hasil identifikasi sampel
makrobenthos didapatkan 2625 individu dari kelas Gastropoda, Bivalvia,
Polychaeta, Crustacea, Scaphopoda, Amphineura, Echinoidea, dan Tubothalamea.
Pengolahan data dilakukan menggunakan kurva k-dominance, NMDS, Uji T
Berpasangan, PCA, dan BIO-ENV. Hasil perhitungan indeks dan kurva kdominance menunjukkan stasiun Zona Budidaya Monokultur memiliki
keanekaragaman dan kelimpahan tertinggi. Hasil plot NMDS menunjukkan
pengelompokkan variasi organisme antar lokasi. Hasil Uji T Berpasangan
menunjukkan tidak terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan (t=1.614, P>0,05;
df=2) pada stasiun Dermaga MSTP dan stasiun Zona Budidaya Monokultur dan
terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan (t=-4,412, P<0,05, df=2) pada stasiun
Pulau Panjang dan stasiun Zona Budidaya Polikultur. Hasil dari analisis PCA
menunjukkan bahwa stasiun Dermaga MSTP dipengaruhi oleh substrat sedimen
liat, kerikil, dan salinitas, sementara stasiun Zona Budidaya Budidaya Polikultur
dipengaruhi oleh substrat sedimen pasir kasar, dan N-total. Hasil dari analisis BIOENV menunjukkan bahwa DO merupakan faktor abiotik yang paling berpengaruh
sebab kandungan oksigen dibutuhkan oleh makrobenthos sebagai pengatur
metabolisme.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 02 Dec 2025 08:13 |
| Last Modified: | 02 Dec 2025 08:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41743 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
