Intania, Lantika (2024) Pengaruh Pemberian Postbiotik Bacillus amyloliquefaciens pada Pakan terhadap Pertumbuhan dan Respons Imunitas Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dalam Melawan Vibrio harveyi. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (36kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (176kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (256kB) |
Abstract
Postbiotik adalah sediaan mikroorganisme yang telah mati dan komponennya
yang memiliki manfaat dalam bidang kesehatan bagi inang. Udang vaname (L.
vannamei) menjadi salah satu komoditas yang memiliki nilai konsumsi tinggi
sehingga produksinya perlu mengalami perkembangan untuk menjaga mutu dan
kualitas. Penelitian dirancang untuk mengetahui efek postbiotik dari B.
amyloliquefaciens pada pertumbuhan dan respons imunitas udang vaname dalam
melawan V. harveyi. Pada penelitian terdiri dari tiga perlakuan yaitu postbiotik B.
amyloliquefaciens (pakan dengan postbiotik B. amyloliquefaciens dan diberi
perlakuan infeksi V. harveyi), K(+) (pakan dengan phosphate buffered saline (PBS)
dan diberi perlakuan infeksi V. harveyi), dan K(-) (pakan komersial dan tanpa
perlakuan infeksi). Dosis postbiotik yang digunakan pada penelitian sebesar 106
CFU/g pakan. Konsentrasi V. harveyi yang digunakan untuk perlakuan infeksi yaitu
107 CFU/mL. Penelitian menggunakan PostLarva 12 hari udang vaname yang
dilakukan selama 35 hari dengan 7 hari terakhir merupakan masa perlakuan infeksi
V. harveyi. Hasil penelitian secara in vitro didapatkan adanya aktivitas antimikroba
berupa zona bening pada B. amyloliquefaciens terhadap V. harveyi. Perlakuan
postbiotik B.amyloliquefaciens tidak menunjukkan efek yang signifikan pada
parameter pertumbuhan (survival rate (SR), pertumbuhan berat mutlak (W), specific
growth rate (SGR), dan feed convertion ratio (FCR)). Postbiotik B.
amyloliquefaciens menunjukkan efek yang signifikan (Sig, <0,05) pada parameter
respons imunitas (total hemocyte count (THC)) setelah dilakukan perlakuan infeksi
yaitu sebesar 4,56×106 cells/mL. Kesimpulan dari penelitian yaitu postbiotik B.
amyloliquefaciens tidak berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kinerja
pertumbuhan (survival rate (SR), pertumbuhan berat mutlak (W), specific growth
rate (SGR), dan feed convertion ratio (FCR)), namun terbukti mampu berperan
sebagai imunostimulan pada udang vaname dalam melawan patogen yaitu V. harveyi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 02 Dec 2025 06:46 |
| Last Modified: | 02 Dec 2025 06:46 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41733 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
