Yunisa, Egi Lela (2024) Struktur Vegetasi Riparian Sungai Way Krui di Kecamatan Way Krui Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Egi Lela Yunisa.zip Restricted to Repository staff only Download (19MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. Cover.pdf Download (120kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (576kB) |
|
|
Text
10. BAB 1.pdf Download (473kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (315kB) |
Abstract
Vegetasi riparian adalah komunitas tumbuhan di sempadan sungai yang berperan
penting dalam menjaga kualitas lingkungan, dengan karakteristik memiliki
keanekaragaman tinggi karena disusun oleh berbagai jenis tumbuhan akuatik dan
terestrial. Namun, alif fungsi lahan yang terjadi akibat meningkatnya aktifitas
manusia di sempadan Sungai Way Krui di Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir
Barat, Lampung menyebabkan keanekaragaman vegetasi riparian terancam.
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji struktur vegetasi dan kestabilan ekosistem
riparian di Sungai Way Krui. Penelitian dilakukan pada Februari-April 2024 di
Kecamatan Way Krui Lampung, serta Laboratorium Ekologi dan Biosistematik
Departemen Biologi FSM Undip. Pengambilan data pada stasiun penelitian
dilakukan menggunakan plot kuadrat dengan subplot 1x1 m (herba), 5x5 m
(semak), dan 10x10 m (pohon), dengan jumlah total 25 plot di 5 stasiun. Hasil
menunjukkan di zona riparian Sungai Way Krui Kecamatan Way Krui ditemukan
175 jenis tumbuhan dari 62 famili, dengan rincian, strata herba sebanyak 76 jenis,
semak 37 jenis, dan pohon 62 jenis. Herba dengan INP terbesar dari stasiun 1-5
berturut-turut adalah rumput bambu (Pogonatherum crinitum), paku pedang
raksasa (Nephrolepis biserrata), sri rejeki (Dieffenbachia seguine), paku cakar
ayam (Selaginella plana), dan rumput teki (Cyperus rotundus L.). Habitus semak
didominasi oleh putri malu (Mimosa pudica L.), kirinyuh (Chromolaena odorata),
harendong (Melastoma malabathricum L.), harendong bulu (Clidemia hirta L.),
dan kangkung pagar (Ipomoea carnea Jacq.). Habitus pohon didominasi oleh damar
mata kucing (Shorea javanica K.&V.), loa (Ficus racemosa L.), dan kelapa (Cocos
nucifera L.). Indeks similaritas (IS) pada perbandingan semua stasiun tergolong
rendah, yang mengindikasikan kemiripan komposisi vegetasi rendah. Vegetasi
riparian habitus herba, semak, dan pohon di semua stasiun memiliki indeks
keanekaragaman (H’) tergolong sedang artinya keanekaragaman dan penyebaran
jumlah jenisnya sedang, serta indeks kemerataannya (E) tinggi artinya kelimpahan
individu tiap jenis merata, sehingga komunitasnya sedang.
Kata kunci: Komposisi dan struktur vegetasi, ekologi riparian, alih fungsi lahan, keanekaragaman
jenis, kestabilan ekosistem.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 04:31 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 04:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41585 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
