Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN JENIS KELAMIN, OBESITAS, DAN DIABETES MELITUS DENGAN KEJADIAN KOLESISTOLITIASIS DI RSUD SALATIGA

Nugraha, Yeremia and Prasetyo, Sigit Adi and Hadi, Hadi and Mughni, Abdul (2025) HUBUNGAN JENIS KELAMIN, OBESITAS, DAN DIABETES MELITUS DENGAN KEJADIAN KOLESISTOLITIASIS DI RSUD SALATIGA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-KTI] Text (ABSTRAK-KTI)
ABSTRAK-KTI.pdf

Download (131kB)

Abstract

Latar Belakang: Kolesistolitiasis merupakan kondisi terbentuknya batu pada kandung empedu yang dapat menimbulkan berbagai gejala maupun komplikasi. Secara global, kasus batu empedu terus mengalami peningkatan, namun data mengenai prevalensinya di Indonesia masih terbatas. Beberapa faktor risiko, seperti jenis kelamin, obesitas, dan diabetes melitus, diketahui berperan dalam proses pembentukan batu empedu, meskipun temuan penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang bervariasi.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin, obesitas, dan diabetes melitus dengan kejadian kolesistolitiasis.

Metode: Desain penelitian ini berupa analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Data diperoleh dari rekam medik RSUD Kota Salatiga pada pasien yang dilakukan pemeriksaan ultrasonography dan ct-scan abdomen periode 1 Januari 2024 hingga 30 April 2025. Sebanyak 224 pasien memenuhi kriteria inklusi yang terdiri dari 104 pasien kolesistolitiasis dan 120 pasien non-kolesistolitiasis.

Hasil: Jenis kelamin perempuan lebih banyak pada kelompok kolesistolitiasis sebanyak 62 subjek (59.6%) dibandingkan dengan non-kolesistolitiasis 54 subjek (45%), hasil uji Chi-Square (p= 0.029) menunjukan hubungan yang bermakna. Jumlah penderita obesitas lebih banyak ditemukan pada kelompok kolesistolitasis, 58 subjek (55.8%) dibandingkan dengan non-kolesistolitiasis, sebanyak 43 subjek (35.8%), hasil uji Chi-Square (p= 0.003) menunjukan hubungan yang bermakna. Penderita diabetes lebih banyak ditemukan pada kelompok kolesistolitiasis sebanyak 31 subjek (29.8%) dibandingkan dengan non-kolesistolitiasis 19 subjek (15.8%), hasil uji Chi-Square (p= 0.012) menunjukan hubungan yang bermakna. Berdasarkan hasil uji regresi logistik biner, diabetes melitus merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian kolesistolitiasis. (p=0.013 ; OR= 2.363).

Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kelamin, obesitas, dan diabetes melitus dengan kejadian kolesistolitiasis. Diabetes melitus merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian kolesistolitiasis.

Kata kunci : Kolesistolitiasis, Jenis Kelamin, Obesitas, Diabetes Melitus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Kolesistolitiasis, Jenis Kelamin, Obesitas, Diabetes Melitus.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 28 Nov 2025 03:45
Last Modified: 28 Nov 2025 03:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41569

Actions (login required)

View Item View Item