Search for collections on Undip Repository

Deteksi Senyawa Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Jamur Tiram Coklat (Pleurotus pulmonarius) dari Berbagai Fraksi

Octaviani, Amelia (2024) Deteksi Senyawa Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Jamur Tiram Coklat (Pleurotus pulmonarius) dari Berbagai Fraksi. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1.JUDUL.pdf] Text
1.JUDUL.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of 2.HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2.HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (127kB) | Request a copy
[thumbnail of 4.ABSTRAK.pdf] Text
4.ABSTRAK.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of 5.DAFTAR ISI.pdf] Text
5.DAFTAR ISI.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of 9.BAB I_PENDAHULUAN.pdf] Text
9.BAB I_PENDAHULUAN.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of Amelia Octaviani.zip] Archive
Amelia Octaviani.zip
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Jamur pangan merupakan bahan pangan fungsional dan berpotensi sebagai sumber
antioksidan alami karena kandungan senyawa bioaktif, seperti fenolik dan
flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan fenolik,
flavonoid, aktivitas antioksidan dan menentukan fraksi dengan nilai tertinggi dalam
ekstraksi jamur tiram coklat (P. pulmonarius). Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Penelitian dilakukan dengan
ekstraksi dan fraksinasi dengan pelarut etil asetat dan air. Aktivitas antioksidan
dianalisis dalam hal kandungan fenolik total, kandungan flavonoid total, uji DPPH,
AEAC, dan potensi daya reduksi. Senyawa bioaktif dianalisis menggunakan GCMS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi air menunjukkan nilai tertinggi
pada hasil rendemen (28.52 %), kandungan total fenol (16.31 mg GAE/g), aktivitas
antioksidan DPPH (IC50: 1.39 mg/mL), AEAC (2839.07 mg AEAC/100 g), dan
potensi daya reduksi (27.56 mg AAE/g). Fraksi etil asetat menunjukkan kandungan
total flavonoid tertinggi (11.41 mg QE/g). Sebanyak 50 senyawa teridentifikasi
pada fraksi air P. pulmonarius dan 8 senyawa memiliki sifat antioksidan (2-
Pyridinecarboxylic acid (33.78%), Phenol (3.99%), N-Hexadecanoic acid (2.00%),
L-(+)-Ascorbic acid 2,6-dihexadecanoate (1.52%), Uridine (1.20%), Fumaric acid,
4-heptyl tridecyl ester (0.88%), Fumaric acid, butyl heptadecyl ester (0.70%), dan
Fumaric acid, 2-butyl dodecyl ester (0.53%)). Kesimpulan dari penelitian ini adalah
penggunaan air sebagai pelarut untuk fraksinasi P. pulmonarius dianggap lebih
efektif daripada etil asetat. P. pulmonarius memiliki potensi sebagai sumber
antioksidan alami karena sifat antioksidannya
Kata kunci: Pleurotus pulmonarius, fenol, flavonoid, aktivitas antioksida

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 27 Nov 2025 03:33
Last Modified: 27 Nov 2025 03:33
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41529

Actions (login required)

View Item View Item