Kunthi, Pandan Wukirati Gregeting (2025) ANALISIS EFEKTIVITAS PAJAK PENERANGAN JALAN, PAJAK BUMI DAN BANGUNAN, DAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN TERHADAP PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2020-2023. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
S_AP_Pandan Wukirati Gregeting Kunthi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
S_AP_Pandan Wukirati Gregeting Kunthi-cover.pdf - Published Version Download (696kB) |
|
|
Text
S_AP_Pandan Wukirati Gregeting Kunthi-15-27.pdf - Published Version Download (265kB) |
|
|
Text
S_AP_Pandan Wukirati Gregeting Kunthi-28-42.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text
S_AP_Pandan Wukirati Gregeting Kunthi-43-46.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (192kB) | Request a copy |
|
|
Text
S_AP_Pandan Wukirati Gregeting Kunthi-47-79.pdf - Published Version Download (517kB) |
|
|
Text
S_AP_Pandan Wukirati Gregeting Kunthi-80-82.pdf - Published Version Download (170kB) |
|
|
Text
S_AP_Pandan Wukirati Gregeting Kunthi-83-84.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text
S_AP_Pandan Wukirati Gregeting Kunthi-85-88.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (957kB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK
Indonesia menerapkan desentralisasi dengan memberikan kewenangan luas
kepada daerah, dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi indikator
kemandirian fiskal. Di Kota Semarang, PAD sangat bergantung pada penerimaan
pajak daerah, antara lain Pajak Penerangan Jalan (PPJ), Pajak Bumi dan Bangunan
(PBB), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Penelitian ini
bertujuan menganalisis efektivitas ketiga pajak tersebut terhadap PAD selama
2020–2023. Penilitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis data
sekunder dari laporan keuangan Badan Pendapatan Daerah. Efektivitas diukur
melalui persentase realisasi terhadap target tahunan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa efektivitas ketiga jenis pajak mengalami fluktuasi selama periode penelitian.
Hasil Pajak Penerangan Jalan (PPJ) mengalami tren penurunan efektivitas dari tahun ke
tahun. Pada tahun 2020, PPJ tergolong sangat efektif dengan capaian 102%. Namun,
efektivitasnya menurun menjadi 91% di tahun 2021, lalu turun lagi secara signifikan
menjadi 78% pada 2022 (kurang efektif). Pada 2023, efektivitas PPJ sedikit membaik
menjadi 86%, meskipun masih dalam kategori cukup efektif. Pajak Bumi dan Bangunan
(PBB) menunjukkan performa yang stabil dan sangat efektif sejak 2021. Pada tahun 2020,
PBB masih tergolong cukup efektif dengan realisasi 91%. Namun, efektivitas meningkat
menjadi 105% di tahun 2021, lalu tetap tinggi di tahun 2022, dan kembali mencapai 102%
pada tahun 2023. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menunjukkan
hasil paling efektif pada tahun 2020 dengan capaian 124%. Setelah mengalami penurunan
di 2021, efektivitas BPHTB kembali unggul pada 2022 dengan capaian 113%, dan tetap
mendekati target di tahun 2023. Efektivitas ini dipengaruhi kondisi ekonomi makro,
perubahan kebijakan fiskal, serta kesadaran dan kepatuhan wajib pajak. Oleh
karena itu, diperlukan strategi pengelolaan pajak yang adaptif, pelayanan yang
optimal, dan pengawasan yang ketat agar kontribusi pajak terhadap PAD meningkat
secara berkelanjutan dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : Efektivitas, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan, Bea Perolehan Hak atas Tanah Bangunan, Pendapatan Asli Daerah, Kota Semarang |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Accounting |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 04:06 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 04:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41510 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
