Azzedara, Mindy Melya (2025) RENCANA AREA PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK DI KABUPATEN SEMARANG BERDASARKAN ANALISIS SPASIAL MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT 8. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
S_PTRP_Mindy Melya Azzedara.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
|
|
Text
S_PTRP_Mindy Melya Azzedara-COVER.pdf - Published Version Download (459kB) |
|
|
Text
S_PTRP_Mindy Melya Azzedara-BAB1.pdf - Published Version Download (669kB) |
|
|
Text
S_PTRP_Mindy Melya Azzedara-BAB2.pdf - Published Version Download (374kB) |
|
|
Text
S_PTRP_Mindy Melya Azzedara-BAB3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
S_PTRP_Mindy Melya Azzedara-BAB4.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text
S_PTRP_Mindy Melya Azzedara-BAB5.pdf - Published Version Download (181kB) |
|
|
Text
S_PTRP_Mindy Melya Azzedara-REFRENSI.pdf - Published Version Download (223kB) |
|
|
Text
S_PTRP_Mindy Melya Azzedara-LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK
Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Publik sangat bergantung pada kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah. Salah satu tantangan utama dalam perencanaan tata ruang adalah
terbatasnya ketersediaan lahan terbuka, yang ditandai dengan maraknya alih fungsi lahan. Alih fungsi lahan dari pertanian menjadi non-pertanian telah memberikan dampak pada penurunan luas area resapan air serta mengganggu keseimbangan ekosistem. Berdasarkan data dari Dinas
Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (PUSDATARU) Provinsi Jawa Tengah, tercatat bahwa pada tahun 2024 Kabupaten Semarang baru mencapai 6,73% Ruang
Terbuka Hijau Publik. Persentase tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Publik masih belum memenuhi ketentuan minimum sebagaimana diatur menurut
Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007. Dalam menentukan area prioritas pengembangan ruang terbuka hijau publik di Kabupaten Semarang, dilakukan pengolahan data dengan
memanfaatkan citra satelit Landsat 8, melalui Analisis Kerapatan Vegetasi (FCD), Analisis Persebaran Suhu Permukaan (LST) dan Analisis Kerapatan Bangunan (NDBI) serta identifikasi
peta bidang tanah. Hasil penelitian ini berupa area prioritas untuk pengembangan Ruang Terbuka Hijau Publik seluas 13.277,11 Ha yang sudah disesuaikan dengan status hak tanah
yang terdiri dari HakiGunaiBangunan (HGB), HakiGuna Usahai (HGU) dan HakiPakai (HP)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ruang Terbuka Hijau Publik, Landsat 8, Kerapatan Vegetasi, Bidang Tanah |
| Subjects: | Engineering Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 01:48 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 01:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41509 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
