Nugroho, Wahyu Hutomo (2025) Penerapan Rumus Inversi Pangkat 1,5 Dalam Pengukuran Laju Dosis Sisa Pasien Rawat Inap Terapi Radiasi Guna Optimalisasi Proteksi Radiasi Bagi Pekerja Radiasi. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Wahyu Hutomo.zip Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
7. ABSTRACT.pdf Download (135kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR ISI.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (288kB) |
Abstract
Dalam praktik pengukuran laju dosis sisa pasien terapi radiasi yang sedang
menjalani masa rawat inap, pekerja radiasi mengukur laju dosis pasien dari jarak 1
m sambil menggunakan perlengkapan pelindung radiasi. Terdapat fakta bahwa laju
dosis berkurang seiring bertambahnya jarak mengikuti hukum inversi kuadrat
(inverse square law). Berdasarkan protokol SRS 63 dan rekomendasi dari
ARPANSA (Australian Radiation Protection and Nuclear Safety Agency),
pengukuran laju dosis pasien dilakukan dari jarak 2-3 meter. Sehingga, berdasarkan
fakta dan kedua sumber itu terdapat peluang agar dosis pekerja radiasi
dioptimalisasi. Optimalisasi itu dilakukan dengan cara mengambil data laju dosis
pasien dari jarak 2-3 m kemudian mengkonversinya menjadi data laju dosis dari
jarak 1 m sesuai data US NRC. Konversi laju dosis menggunakan rumus dari
hubungan inversi jarak pangkat 1,5. Penelitian ini menyelidiki hubungan inversi
jarak pangkat 1,5 dalam pengukuran laju dosis sisa pasien terapi radiasi terhadap
variasi jarak lebih dari 1 m, yaitu jarak antara 1-3 m kemudian membandingkan
rumus inversi pangkat 1,5 dengan rumus inverse square law. Data laju dosis diambil
dari 25 pasien terapi radiasi yang sedang menjalani masa rawat inap. Dari data laju
dosis itu membuat grafik perbandingan kurva laju dosis sisa pasien rawat inap
dengan kurva teori dan membuat tabel data laju dosis sisa hasil konversi. Analisis
kualitatif menunjukkan bahwa rumus inversi jarak pangkat 1,5 memberikan kurva
yang paling sesuai dengan kurva hasil pengukuran sedangkan rumus inversi jarak
pangkat dua selalu jauh di bawa kurva hasil pengukuran (underestimate). Analisis
kuantitatif menunjukkan rumus inversi jarak pangkat 1,5 dapat memberikan nilai
rata-rata yang hampir ideal 0.9966 dengan deviasi paling kecil 0,13 jika digunakan
untuk menkonversi laju dosis dari jarak 1,5-1,68 meter. Untuk rumus inversi jarak
kuadrat memberikan nilai rata-rata yang selalu jauh di atas nilai ideal mulai dari
1,21 hingga 1,36. Sehingga rumus ini selalu memberikan nilai prediksi yang
overestimate dari nilai sebenarnya.
Kata kunci : Hukum Inversi Kuadrat, Hubungan inversi jarak pangkat 1,5
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 01:54 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 01:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41370 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
