Wicaksana, Bintang (2025) ANALISIS PENYEBAB MATERIAL DEAD STOCK MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS PADA GUDANG DI PT XYZ. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
TA BINTANG WICAKSANA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
TA BINTANG WICAKSANA coverr.pdf - Published Version Download (379kB) |
|
|
Text
TA BINTANG WICAKSANA BAB 1.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text
TA BINTANG WICAKSANA BAB 2.pdf - Published Version Download (419kB) |
|
|
Text
TA BINTANG WICAKSANA BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (297kB) | Request a copy |
|
|
Text
TA BINTANG WICAKSANA BAB 4.pdf - Published Version Download (774kB) |
|
|
Text
TA BINTANG WICAKSANA BAB 5.pdf - Published Version Download (233kB) |
|
|
Text
TA BINTANG WICAKSANA DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (218kB) |
|
|
Text
TA BINTANG WICAKSANA LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Masalah dead stock atau persediaan yang tidak bergerak menjadi isu penting dalam
pengelolaan gudang, termasuk di PT XYZ, sebuah perusahaan manufaktur
teknologi yang berlokasi di Sidoarjo. Dead stock merupakan barang yang tidak
digunakan atau tidak terjual dalam jangka waktu lama, sehingga berdampak pada
efisiensi operasional dan pemanfaatan ruang penyimpanan. Penelitian ini dilakukan
untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya dead stock pada gudang PT XYZ,
khususnya setelah proses relokasi dari Pasuruan ke Sidoarjo yang menyebabkan
banyak spare part lama tidak lagi relevan dengan sistem produksi baru. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik
analisis Fault Tree Analysis (FTA). Data diperoleh melalui wawancara, observasi,
dan dokumentasi di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil identifikasi awal,
ditemukan bahwa dead stock tidak dipisahkan dari stok aktif sehingga menyulitkan
proses picking dan meningkatkan risiko kesalahan pengambilan. Selain itu,
beberapa spare part telah menjadi dead stock selama lebih dari delapan tahun dan
masih tercampur dalam sistem. Dead stock dikelompokkan menjadi tiga kategori,
yaitu Spare part Lokal (SPT), Spare part Bea Cukai (SPTBC), dan Dangerous
Goods, yang masing-masing disimpan di lokasi terpisah sesuai karakteristiknya.
Diharapkan melalui analisis ini, akar penyebab terjadinya dead stock dapat
diidentifikasi secara sistematis dan digunakan sebagai dasar untuk perbaikan sistem
pengelolaan persediaan agar lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan operasional
perusahaan.
Kata kunci : Dead stock, Fault Tree Analysis, manajemen persediaan, gudang,
spare part, efisiensi operasional
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dead stock, Fault Tree Analysis, manajemen persediaan, gudang, spare part, efisiensi operasional |
| Subjects: | Economics and Business > Management |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Management |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 19 Nov 2025 02:40 |
| Last Modified: | 19 Nov 2025 02:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41309 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
