Search for collections on Undip Repository

Evaluasi Dosis Target dan Organ at Risk pada Brakiterapi Intrakaviter dengan Teknik 3-Dimensi untuk Kasus Kanker Serviks di RS Sardjito Yogyakarta

Khusnia, Lia Baro'atul (2025) Evaluasi Dosis Target dan Organ at Risk pada Brakiterapi Intrakaviter dengan Teknik 3-Dimensi untuk Kasus Kanker Serviks di RS Sardjito Yogyakarta. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Lia Baro'atul Khusnia.zip] Archive
Lia Baro'atul Khusnia.zip
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of 01. COVER.pdf] Text
01. COVER.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of 06. ABSTRAK.pdf] Text
06. ABSTRAK.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of 07. ABSTRACT.pdf] Text
07. ABSTRACT.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of 08. DAFTAR ISI.pdf] Text
08. DAFTAR ISI.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of 12. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (237kB)

Abstract

Brakiterapi merupakan salah satu prosedur radioterapi yang sering
digunakan sebagai booster dari radioterapi eksternal, terutama untuk kasus kanker
serviks. Saat ini, brakiterapi dengan teknik 3D telah banyak digunakan karena lebih
representatif serta dapat menggambarkan target dan OAR secara volumetrik.
Evaluasi dosis yang diterima oleh pasien brakiterapi dilakukan dengan perhitungan
nilai EQD2. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis nilai EQD2
dan mengetahui apakah dosis yang diterima oleh pasien telah optimal. Penelitian
dilakukan dengan mengumpulkan data dosis yang diterima pasien pada D90
HRCTV serta D2cc OAR (rektum, bladder, dan sigmoid). Setelah itu, dilakukan
perhitungan nilai EQD2 dan dihitung nilai rata-rata, standar deviasi, nilai minimum,
dan maksimum dari setiap parameter. Kemudian, hasil tersebut dibandingkan
dengan nilai batas dosis berdasarkan rekomendasi dari ABS, ICRU 89, dan GECESTRO. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, diketahui bahwa dosis
rata-rata yang diterima oleh HRCTV masih berada di bawah nilai rekomendasi
yakni sebesar 81,39 Gy. Sedangkan nilai dosis rata-rata yang diterima oleh OAR
sudah cukup baik karena tidak melebihi batas toleransi dengan nilai sebesar 72,94
Gy untuk rektum, 82,60 Gy untuk bladder, dan 63,79 Gy untuk sigmoid.
Kata kunci: EQD2, D90 HRCTV, D2cc OAR.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 19 Nov 2025 02:03
Last Modified: 19 Nov 2025 02:03
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41297

Actions (login required)

View Item View Item