Search for collections on Undip Repository

Deteksi Penyakit Paru-Paru Dari Citra X-ray Menggunakan Segmentasi U-Net dan Klasifikasi CNN

ALFIANSYAH, Rasyid (2025) Deteksi Penyakit Paru-Paru Dari Citra X-ray Menggunakan Segmentasi U-Net dan Klasifikasi CNN. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (70kB)
[thumbnail of 3. PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf] Text
3. PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf

Download (181kB)
[thumbnail of 4. HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI.pdf] Text
4. HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of 6. KATA PENGANTAR.pdf] Text
6. KATA PENGANTAR.pdf

Download (81kB)
[thumbnail of 7. DAFTAR ISI.pdf] Text
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (32kB)
[thumbnail of 12. ABSTRAK.pdf] Text
12. ABSTRAK.pdf

Download (29kB)
[thumbnail of 13. ABSTRACT.pdf] Text
13. ABSTRACT.pdf

Download (79kB)
[thumbnail of 14. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
14. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (97kB)
[thumbnail of 19. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (133kB)

Abstract

Penyakit paru-paru merupakan gangguan yang dapat mempengaruhi fungsi
pernapasan dan penting untuk dideteksi secara dini. Rontgen dada menjadi
modalitas pencitraan yang banyak digunakan, namun keterbatasan tenaga ahli
radiologi membuat analisis manual menjadi tantangan. Oleh karena itu, sistem
Computer-Aided Diagnosis (CAD) berbasis deep learning semakin dikembangkan
untuk membantu meringankan beban kerja tenaga medis dalam proses diagnosis.
Penelitian ini mengusulkan pendekatan deteksi penyakit paru-paru dari citra X-ray
dengan menggabungkan segmentasi menggunakan arsitektur U-Net dan klasifikasi
menggunakan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN). Model U-Net
digunakan untuk mengekstraksi Region of Interest (ROI) pada paru-paru, yang
kemudian diklasifikasikan menggunakan CNN ke dalam empat kategori: COVID
19, pneumonia, tuberkulosis, dan normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
model yang dikembangkan mampu mendeteksi penyakit paru-paru dari citra X-ray
dengan baik. Model U-Net mencapai nilai Intersection over Union (IoU) sebesar
91,69% menggunakan parameter initial learning rate sebesar 0.0001 dan tanpa
menggunakan lapisan dropout. Sementara itu, model CNN menunjukkan akurasi
sebesar 95,7% menggunakan augmentasi dan dengan dropout sebesar 0.5. Hasil ini
mencerminkan performa model yang baik dalam melakukan klasifikasi COVID-19,
pneumonia, tuberkulosis, dan paru-paru normal. Sistem yang diajukan kemudian
diimplementasikan dalam bentuk aplikasi web menggunakan framework Flask.
Kata Kunci: Computer-Aided Diagnosis, deep learning, U-Net, CNN, X-ray,
penyakit paru-paru.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 18 Nov 2025 08:15
Last Modified: 18 Nov 2025 08:15
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41284

Actions (login required)

View Item View Item