Fanthony, Derie Aristo (2025) Perbandingan TeknikPenyinaran Dosis TPS dengan Dosis Sebenarnya pada Slab Phantom Menggunakan IVD. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1 Cover.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
3 Halaman Pengesahan 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (706kB) | Request a copy |
|
|
Text
4 Halaman Pengesahan 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (902kB) | Request a copy |
|
|
Text
6 Daftar Isi.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
9 Abstrak.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
10 Abstract.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
11 Bab 1 Pendahuluan.pdf Download (203kB) |
Abstract
Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan di Indonesia
menurut World Health Organization (WHO). Kanker dapat disembuhkan dengan
radioterapi. Radioterapi dapat berupa radioterapi eksternal maupun brakiterapi.
Radioterapi eksteral lebih banyak digunakan untuk penyembuhan cancer, namun
memiliki kemungkinan untuk terjadinya kesalahan dalam proses penyinaran
sehingga diperlukan audit dosis berupa Patient Specific Quality Assurance (PSQA).
(In Vivo Dosimetry) IVD merupakan salah satu bentuk PSQA yang digunakan untuk
mengukur dosis pasien bersamaan dengan penyinaran pasien. Penelitian ini
bertujuan membandingkan hasil perhitungan dosis pada Treatment Planning System
(TPS) dengan dosis yang diterima oleh slab phantom dari beberapa teknik
penyinaran menggunakan IVD. Penelitian dilakukan melalui simulasi penyinaran
pada pasien dengan menggunakan slab phantom pada 3 Dimensi Conformal
Radiotherapy (3D-CRT), Intensity Modulated Radiotherapy (IMRT), dan
Volumetric Modulated Arc Therapy (VMAT). Hasil pengukuran didapatkan standar
deviasi secara berurutan untuk 3D-CRT, IMRT, dan VMAT adalah 18,9%, 38,1%,
dan 39,2%. Pengukuran tersebut dikatakan bahwa pada IVD buruk untuk
penyinaran yang memiliki banyak variasi sudut dan segmentasi. Dilakukan
pengukuran dengan planning yang sama namun semua sudut dinormalisasikan pada
sudut gantry 0° didapatkan hasil secara berurutan untuk 3D-CRT, IMRT, dan
VMAT adalah 1,1%, 2,7%, dan 3,9%. Hasil pada normalisasi pada sudut gantry 0°
lebih baik dibandingkan dengan pada sudut yang seharusnya karena setiap
penyinaran selalu mengenai IVD, namun pengukuran tersebut tidak dapat
dilakukan untuk tindakan klinis. Penggunakan IVD baik untuk pemeriksaan Total
Body Irradiation (TBI) dan terapi elektron.
Kata kunci: IVD, PSQA, radioterapi eksternal, audit dosis
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 17 Nov 2025 08:56 |
| Last Modified: | 17 Nov 2025 08:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41209 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
