Nisa, Khoiru Ainin (2025) Pengembangan Fantom Pediatri Berbasis PMMA, PU Foam dan Gliserin sebagai Representasi Pneumonia Anak. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Khoiru Ainin Nisa.zip Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER_KHOIRU AININ NISA.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK_KHOIRU AININ NISA.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
7. ABSTRACT_KHOIRU AININ NISA.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR ISI_KHOIRU AININ NISA.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
12. BAB I PENDAHULUAN_KHOIRU AININ NISA.pdf Download (344kB) |
Abstract
Tingginya kasus pneumonia pada anak menjadikan pemeriksaan toraks untuk
diagnosis menjadi sangat penting. Proteksi radiasi perlu ditingkatkan karena anak
lebih sensitif terhadap radiasi pengion. Oleh karena itu, optimasi dosis radiasi pada
anak harus ditingkatkan karena anak lebih sensitif terhadap radiasi pengion yang
dihasilkan saat pemeriksaan. Fantom paru dapat digunakan sebagai objek pengganti
paru anak dalam optimasi dosis radiasi dan edukasi. Fantom yang tersedia di
pasaran umumnya mahal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat
fanto paru yang mewakili kasus pneumonia pada anak dengan harga yang lebih
terjangkau. Bahan dasar yang digunakan untuk pembuatan fanto adalah Polymetyl
Methacrylate (PMMA), Polyurethane (PU) Foam dan kalsium karbonat yang
masing-masing menyerupai jaringan lunak, paru-paru dan tulang rusuk. Sedangkan
pneumonia yang terjadi pada anak diwakili oleh gliserin, etilen glikol dan minyak
goreng. Validasi fantom dilakukan dengan membandingkan parameter Computed
Tomography (CT) number, Signal to Noise Ratio (SNR) dan Contrast to Noise
Ratio (CNR) yang dihasilkan citra phantom dan citra pasien. Hasil penelitian
menunjukkan besarnya CT number, SNR dan CNR dari masing-masing cairan yaitu
gliserin (-16,51 HU; -0,25; 13,96), etilen glikol (-245,19 HU; -0,63; 9,18) dan
minyak goreng (-267,48 HU; -1,78; 10,59). Berdasarkan nilai tersebut
menunjukkan bahwa gliserin dapat digunakan untuk merepresentasikan pneumonia
pada tingkat konsolidasi densitas rendah sedangkan etilen glikol dan minyak goreng
dapat merepresentasikan pneumonia pada stadium Ground Glass Opacity (GGO)
seperti Covid-19. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa
pediatric chest fantom yang dikembangkan dapat merepresentasikan kasus
pneumonia pada pasien. Selain itu, bahan yang digunakan dalam fabrikasi fantom
tersebut memiliki harga yang lebih murah sehingga dapat mengatasi keterbatasan
institusi pendidikan dalam optimasi dosis dan tujuan edukasi.
Kata kunci: Pneumonia, Chest Phantom, CT Thorax, Radiodiagnostik, Kualitas
citra
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Physics |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 12 Nov 2025 09:00 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 09:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41037 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
