Search for collections on Undip Repository

Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Selada Hijau di CV Kebun Hidroponik Seikat Semarang

Priyanto, Bagas Saputro Adi and Ekowati, Titik and Prasetyo, Edy (2025) Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Selada Hijau di CV Kebun Hidroponik Seikat Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.

[thumbnail of 01 Cover.pdf] Text
01 Cover.pdf

Download (854kB)
[thumbnail of 02 Bab 1.pdf] Text
02 Bab 1.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of 03 Bab 2.pdf] Text
03 Bab 2.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of 04 Bab 3.pdf] Text
04 Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (439kB) | Request a copy
[thumbnail of 05 Bab 4.pdf] Text
05 Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (252kB) | Request a copy
[thumbnail of 06 Bab 5.pdf] Text
06 Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6kB) | Request a copy
[thumbnail of 07 Dafpus.pdf] Text
07 Dafpus.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Konsumsi sayuran di Indonesia terus meningkat, sehingga usahatani hortikultura menjadi peluang bisnis menjanjikan, terutama selada. Pada 2021 permintaan nasional selada mencapai 800.800 ton per tahun, sedangkan produksi hanya 727.467 ton per tahun. Kesenjangan antara permintaan dan pasokan menunjukkan peluang besar untuk meningkatkan produksi guna memenuhi pasar domestik. CV Kebun Hidroponik Seikat Semarang memanfaatkan peluang tersebut dengan membudidayakan selada hijau menggunakan sistem Nutrient Film Technique (NFT) di Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Namun tingginya permintaan pasar membuat perusahaan kewalahan memenuhi pesanan. Kondisi ini mendorong perlunya analisis kelayakan finansial sebelum mengembangkan usaha untuk menambah produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan dan kelayakan finansial budidaya selada hijau pada perusahaan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Analisis data bersifat kuantitatif dan meliputi analisis biaya, penerimaan, pendapatan, serta indikator kelayakan finansial: Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net B/C Ratio, Return on Investment (ROI), dan Payback Period (PP). Rata-rata produksi selada hijau selama tiga tahun terakhir (2022–2024) adalah 24.511 kg per tahun. Rata-rata pendapatan usaha per tahun mencapai Rp601.361.592. Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan: 1) NPV sebesar Rp258.002.810; 2) IRR 15,58%; 3) Net B/C Ratio 2,28; 4) ROI 130,15%; dan 5) Payback Period 2 tahun 5 bulan. Temuan ini menegaskan bahwa usaha budidaya selada hijau di CV Kebun Hidroponik Seikat Semarang layak dikembangkan secara finansial. Hasil analisis dapat menjadi pertimbangan bagi investor dan manajemen perusahaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kelayakan Finansial, Usaha Budidaya, Selada Hijau
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness
Depositing User: User Agribisnis
Date Deposited: 17 Jul 2026 02:17
Last Modified: 17 Jul 2026 02:17
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41007

Actions (login required)

View Item View Item