Search for collections on Undip Repository

Penerapan Metode K-Harmonic Means dan K-Medoids pada Pengelompokan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berdasarkan Indikator Penyusun Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Tahun 2023

SARI, Rosita Maela (2025) Penerapan Metode K-Harmonic Means dan K-Medoids pada Pengelompokan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berdasarkan Indikator Penyusun Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Tahun 2023. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (97kB)
[thumbnail of 3. Halaman Pengesahan 1.pdf] Text
3. Halaman Pengesahan 1.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of 4. Halaman Pengesahan 2.pdf] Text
4. Halaman Pengesahan 2.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of 5. Kata Pengantar.pdf] Text
5. Kata Pengantar.pdf

Download (93kB)
[thumbnail of 6. Abstrak.pdf] Text
6. Abstrak.pdf

Download (48kB)
[thumbnail of 7. Abstract.pdf] Text
7. Abstract.pdf

Download (43kB)
[thumbnail of 8. Daftar Isi.pdf] Text
8. Daftar Isi.pdf

Download (59kB)
[thumbnail of 12. Bab I.pdf] Text
12. Bab I.pdf

Download (221kB)

Abstract

Tingkat literasi di Indonesia tergolong rendah dan salah satu penyebabnya
adalah buruknya kualitas fasilitas literasi. Pengelompokan 6 indikator penyusun
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) bertujuan mengidentifikasi pola
dan kesenjangan, sehingga bisa tercipta strategi peningkatan yang lebih efektif.
Provinsi Jawa yang terdiri dari 35 kabupaten/kota digunakan karena angka IPLM
provinsi ini masih di bawah angka IPLM Indonesia tahun 2023. Pengelompokan ini
dilakukan dengan 2 metode, yaitu K-Harmonic Means dan K-Medoids, kemudian
divalidasi menggunakan Silhouette Coefficients. Data yang digunakan sudah
memenuhi deteksi non multikolinieritas. Kesimpulan berdasarkan perbandingan
validasi Silhouette Coefficients yaitu, metode K-Medoids memiliki jumlah cluster
optimal sebanyak 4 dengan nilai validasinya sebesar 0,347639 dan metode K
Harmonic Means memiliki jumlah cluster optimal sebanyak 4 dengan nilai validasi
sebesar 0,3521074, sehingga pada studi kasus ini metode terbaik adalah K-Harmonic
Means dengan jumlah cluster sebanyak 4. Kesimpulan berdasarkan profilisasi cluster
yaitu, cluster 3 memiliki anggota sebanyak 4 kabupaten/kota dan sebagian besar
variabel di cluster 3 tergolong sangat rendah, sedangkan cluster 4 memiliki anggota
sebanyak 6 kabupaten/kota dan sebagian besar variabelnya tergolong sudah unggul.
Pemerintah bisa menciptakan strategi peningkatan fasilitas literasi yang efektif dan
terarah sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.
Keywords: Literasi, K-Harmonic Means, K-Medoids, Silhouette

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Statistics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 12 Nov 2025 02:13
Last Modified: 12 Nov 2025 02:13
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40947

Actions (login required)

View Item View Item