Afirosa, Hasna Bella (2025) Analisis Kuantitatif Andrographolide dalam Sediaan Herbal Sambiloto (A. paniculata) dengan Spektrofotometer UV-Vis, HPLC, dan 1H-NMR. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Hasna Bella Afirosa.zip Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (119kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (204kB) |
Abstract
Potensi terapeutik Andrographolide, senyawa bioaktif dalam ekstrak
Andrographis paniculata yang memiliki aktivitas anti-inflamasi, antibakteri, dan
antitumor, telah digunakan sebagai obat tradisional di negara-negara Asia.
Andrographolide dilaporkan juga memiliki aktivitas antivirus termasuk potensi
pengobatan terhadap infeksi virus SARS-Cov-2, menyebabkan peningkatan
permintaan produk berbasis Sambiloto. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan
kandungan Andrographolide pada sediaan herbal Sambiloto menggunakan
Spektrofotometri UV-Vis, HPLC, dan 1H-NMR, dengan dibenzil eter sebagai
standar internal. Analisis UV-Vis menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan
pada nilai rata-rata kandungan Andrographolide: masing-masing 2,54% dan 2,39%
menggunakan standar eksternal dan internal. Penggunaan spektrofotometer UV-Vis
memiliki keterbatasan karena adanya komponen lain yang menyerap pada panjang
gelombang yang sama dan dapat memengaruhi hasil pengukuran, terutama untuk
senyawa yang kompleks. Analisis HPLC dalam kondisi optimal (Asetonitril: 0,1%
o-fosfat, 40:60), menunjukkan kandungan sebesar 0,1925%. Analisis kuantitatif
menggunakan UV dan HPLC umumnya memerlukan bahan standar murni yang
mahal untuk penentuan kandungan senyawa dalam ekstrak. Analisis qHNMR
menggunakan dibenzil eter menunjukkan kandungan Andrographolide sebesar
0,231% yang konsisten dengan % massa yang diperoleh menggunakan HPLC.
Dibenzil eter pada analisis qHNMR menunjukkan efektivitas sebagai standar
internal yang inovatif, karena sifatnya yang stabil, bersifat inert terhadap senyawa
target, memiliki sinyal proton singlet yang tajam dan tidak tumpang tindih dengan
sinyal senyawa target, menawarkan alternatif hemat biaya dibandingkan standar
murni yang mahal. Penelitian ini meningkatkan kemudahan dan memberikan
kontribusi bagi konsumen, pengembangan ilmu pengetahuan, dan bagi industri
farmasi dalam standarisasi produk herbal berbasis Sambiloto.
Kata Kunci: qHNMR, Dibenzil eter, Standar Internal, Sediaan herbal, Kuantifikasi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 11 Nov 2025 07:16 |
| Last Modified: | 11 Nov 2025 07:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40883 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
