Search for collections on Undip Repository

PERBANDINGAN KEJADIAN MUAL DAN MUNTAH (POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMIT/PONV) PADA TINDAKAN ANESTESI SPINAL DENGAN ADJUVAN FENTANIL DAN DENGAN ADJUVAN MORFIN

Hariyanto, Andy Hafiz Dimas and Sutiyono, Doso and Paramita, Dina (2025) PERBANDINGAN KEJADIAN MUAL DAN MUNTAH (POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMIT/PONV) PADA TINDAKAN ANESTESI SPINAL DENGAN ADJUVAN FENTANIL DAN DENGAN ADJUVAN MORFIN. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ANDY HAFIZ DIMAS H-22041021320015-TESIS-ABSTRAK] Text (ANDY HAFIZ DIMAS H-22041021320015-TESIS-ABSTRAK)
ANDY HAFIZ DIMAS H-22041021320015-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (190kB)

Abstract

Latar belakang: Penggunaan adjuvan opioid seperti morfin dan fentanil pada anestesi spinal bertujuan meningkatkan analgesia, namun memiliki profil efek samping yang berbeda, termasuk dalam insidensi mual dan muntah pascaoperasi (postoperative nausea and vomiting/PONV). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kejadian PONV pada pasien yang mendapatkan anestesi spinal dengan adjuvan fentanil dibandingkan dengan adjuvan morfin.
Metode: Penelitian kuasi-eksperimental dengan rancangan post-test only control group melibatkan 44 pasien dewasa yang menjalani operasi dengan anestesi spinal di Rumah Sakit Nasional Diponegoro. Subjek dirandomisasi menjadi dua kelompok: (1) kelompok intervensi menerima bupivakain hiperbarik (10 mg) dengan adjuvan fentanil (25 mcg) atau (2) kelompok kontrol mendapat ajduvan morfin (0,2 mg). Kejadian dan derajat PONV dievaluasi dalam 24 jam pascaoperasi.
Hasil: Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok dalam insidensi PONV (p=0,023). Kelompok adjuvan morfin memiliki proporsi lebih tinggi pada derajat PONV yang lebih berat (40,9% grade II dan 27,3% grade III), sedangkan kelompok fentanil lebih banyak mengalami PONV ringan (54,5% grade I) atau tidak mengalami PONV sama sekali (22,7% grade 0).
Simpulan: Penggunaan adjuvan fentanil pada anestesi spinal dengan bupivakain hiperbarik menghasilkan kejadian PONV yang lebih ringan dibandingkan dengan adjuvan morfin. Fentanil dapat dipertimbangkan sebagai pilihan adjuvan yang lebih baik untuk meminimalkan PONV pascaoperasi.
Kata kunci: PONV, anestesi spinal, fentanil, morfin, bupivakain hiperbarik

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: PONV, anestesi spinal, fentanil, morfin, bupivakain hiperbarik
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 26 Nov 2025 04:38
Last Modified: 26 Nov 2025 04:38
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40882

Actions (login required)

View Item View Item