Maharani, Nesti Dwi (2025) Sintesis Molecularly Imprinted Polymer (MIP) Melalui Polimerisasi Presipitasi Sebagai Kandidat Penghantaran Transdermal Kurkumin. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. Cover_Nesti Dwi Maharani_24030123410004.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan_Nesti Dwi Maharani_24030123410004-2.pdf Restricted to Repository staff only Download (269kB) | Request a copy |
|
|
Text
5. Abstrak_Nesti Dwi Maharani_24030123410004-5.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
6. Abstract_Nesti Dwi Maharani_24030123410004-6.pdf Download (342kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi_Nesti Dwi Maharani_24030123410004-7-9.pdf Download (368kB) |
|
|
Text
11. BAB I_Nesti Dwi Maharani_24030123410004-15-17.pdf Download (454kB) |
Abstract
Kurkumin adalah suatu senyawa kimia yang banyak ditemukan dalam rimpang
kunyit (Curcuma Longa). Selama 8 dekade terakhir, kurkumin telah menunjukkan
berbagai macam pencegahan penyakit seperti aktivitas antikanker, antimikroba,
antioksidan, alzheimer, parkinson sekaligus antiradang. Akan tetapi, kurkumin
memiliki sifat sulit larut dalam air (11 mg/mL) dan memiliki stabilitas yang buruk
sehingga dalam metabolism hanya mengabsorbsi kurang dari 50%, serta mengalami
hidrolisis dan oksidasi dalam media gastro-intestinal yang menghasilkan
bioavailabilitas buruk. Hal tersebut sangat merugikan bagi pasien karena obat yang
diminumnya lebih banyak terbuang bersama feses sebelum diabsorbsi ini
merupakan tantangan berat dalam pemanfaatan kurkumin sebagai obat. Suatu
inovasi penelitian yang dilakukan dengan sistem penghantaran obat menembus
kulit hingga mencapai aliran darah serta efek samping yang rendah. CMC dapat
meningkatkan stabilitas kelarutan, aman untuk kulit, banyak diaplikasikan dibidang
kesehatan sekaligus mampu menghantarkan menuju sel. Salah satu pengembangan
obat menembus kulit yaitu transdermal Drug Delivery System dengan selektifitas
tinggi menggunakan metode Molecularly Imprinted Polymer (MIP) karena
melibatkan cetakan molekul agar bersifat selektif terhadap molekul target kapasitas
pengikatan yang tinggi, dan permeabilitas yang sangat baik, dapat diatur sesuai
waktu yang diinginkan (release system) dan pelepasan obat secara terkontrol dan
dibuktikan dengan komputasi klasik secara in silico (molecular docking dan
sequential docking) .Penelian ini memperoleh hasil sintesis MIP berupa serbuk
halus berwarna kuning. MIP dengan variasi komposisi mendapat hasil terbaik pada
0,4 gram dengan hasil imprinting factor (IF) sebesar 2,97. Adsorpsi pada MIP
mengikuti model isotherm adsorpsi Langmuir dengan nilai KL, Qm dan R yaitu
0,012; 9,911 dan 0,9997. Kapasitas yang dimiliki MIP, NIP dan CMC masing –
masing sebesar1157,88 µg/g, 389,93 µg/g dan CMC 265,25 µg/g. Hasil desorbsi
dan uji in vitro mengikuti model higuchi. Model ini memberikan gambaran bahwa
pelepasan kurkumin akan sebanding dengan akar waktu sehingga kecepatan
pelepasan kurkumin seiring meningkatnya waktu. Hasil komputasi membuktikan
bahwa perubahan energi bebas ikatan yang lebih negatif (lebih stabil) menunjukkan
interaksi lebih kuat antara reseptor dan ligan. Energi ikat dapat digunakan untuk
pelepasan obat permukaan dari CMC dapat berikatan kuat dengan kurkumin,
setelah itu dapat diasumsikan bahwa CMC dapat melepaskan obat secara perlahan
dan menjadi dasar pelepasan obat secara berkala pada sistem drug delivery.
Kata Kunci: CMC, MIP, Kurkumin, Transdermal, In silico
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 10 Nov 2025 06:53 |
| Last Modified: | 10 Nov 2025 06:53 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40838 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
