Sari, Putri Endah Puspita (2025) Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Larutan Elektrolit Terhadap Kinerja Katoda Baterai Berbasis Sulfur/Karbon Aktif/MWCNT. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. Cover.pdf Download (26kB) |
|
|
Text
4. Halaman Pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (507kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (73kB) |
|
|
Text
11. Abstrak.pdf Download (67kB) |
|
|
Text
12. Abstract.pdf Download (63kB) |
|
|
Text
13. Bab I.pdf Download (80kB) |
Abstract
Permasalahan langkanya bahan litium, biaya yang tinggi serta mudah terbakarnya
elektrolit dalam baterai litium, maka diperlukan pengembangan baterai alternatif.
Baterai aluminium-sulfur (Al-S) dengan bahannya yang melimpah, kepadatan dan
kapasitas volumetriknya yang tinggi dinilai dapat menjadi baterai alternatif.
Munculnya efek shuttle yang dapat mengurangi efisiensi baterai dalam jangka
panjang, sehingga dibutuhkan pengembangan material sebagai inang untuk
mengikat sulfur dalam baterai Al-S, dengan penggunaan konsentrasi elektrolit yang
tepat. Penggunaan elektrolit AlCl₃ yang umumnya digunakan memiliki ion
kompleks AlCl₄⁻ atau Al₂Cl₇⁻ dalam sistem dapat membentuk endapan yang tidak
diinginkan dan mengganggu reaksi elektrokimia pada elektroda sulfur, sehingga
diperlukan alternatif elektrolit lain untuk mengatasi hal tersebut. Telah dilakukan
pembuatan katoda berbasis sulfur/karbon aktif/MWCNT menggunakan metode
doctor blade menggunakan variasi jenis elektrolit dan konsentrasi yaitu Elektrolit
NaCl, Na2SO4, dan KCl dengan konsentrasi 0,05 M, 0,1 M, 0,25 M, dan 0,5 M.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh bahwa dari ketiga jenis
elektrolit yang digunakan. larutan elektrolit Na2SO4 lebih efektif sebagai sumber
dan medium ion terhadap katoda baterai berbasis sulfur/karbon aktif/MWCNT
karena memiliki anion multivalen SO₄²⁻ dengan muatan ganda secara elektrostatis
dalam menetralkan muatan katoda. Dimana setiap molekul Na₂SO₄ menyumbang
tiga ion total sehingga konduktivitas larutan lebih tinggi dibandingkan dengan
elektrolit lainnya pada konsentrasi yang sama, sehingga menghasilkan nilai
kapasitansi spesifik dan konduktivitas ionik yang paling tinggi. Didapatkan nilai
kapasitansi spesifik dan konduktivitas ionik menggunakan larutan elektrolit NaCl
adalah 0,137 F/g, 0,266 F/g, 0,503 F/g, dan 0,40 F/g serta 1,20 S/cm, 3,48 S/cm,
5,54 S/cm, dan 0,015 S/cm. Dengan menggunakan larutan Na2SO4 diperoleh nilai
kapasitansi spesifik yaitu 0,284 F/g, 0,439 F/g, 0,548 F/g, 0,602 F/g serta nilai
konduktivitas ionik yang didapatkan adalah 2,01 S/cm, 4,37 S/cm, 17,8 S/cm, 22,64
S/cm. Untuk nilai kapasitansi spesifik dengan menggunakan elektrolit KCl yaitu
0,281 F/g, 0,399 F/g, 0,432 F/g, dan 0,456 F/g serta diperoleh nilai konduktivitas
ioniknya adalah 2,71 S/cm, 4,83 S/cm, 12,06 S/cm, dan 13,38 S/cm.
Kata Kunci: Katoda baterai, elektrolit, kapasitansi spesifik, konduktivitas ionik
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Physics |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 10 Nov 2025 04:27 |
| Last Modified: | 10 Nov 2025 04:27 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40802 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
