Search for collections on Undip Repository

Asesmen Low Contrast Detectability pada Fantom ACR 464 CT dengan Variasi Tegangan Tabung dan Ukuran Objek Menggunakan Metode 2-AFC

Mislaeni, Siti Silfa (2025) Asesmen Low Contrast Detectability pada Fantom ACR 464 CT dengan Variasi Tegangan Tabung dan Ukuran Objek Menggunakan Metode 2-AFC. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Siti Silfa Mislaeni.zip] Archive
Siti Silfa Mislaeni.zip
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (98kB)
[thumbnail of 6. ABSTRAK.pdf] Text
6. ABSTRAK.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of 7. ABSTRACT.pdf] Text
7. ABSTRACT.pdf

Download (121kB)
[thumbnail of 8. DAFTAR ISI.pdf] Text
8. DAFTAR ISI.pdf

Download (169kB)
[thumbnail of 11. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (142kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi low-contrast detectability (LCD) pada
citra fantom American College of Radiology (ACR) CT pada variasi tegangan
tabung dan ukuran objek menggunakan metode alternative forced choice level 2 (2-
AFC). Eksperimen dilakukan menggunakan modul low-contrast dengan objek
berukuran 2, 3, 4, 5, dan 6 mm. Fantom dipindai menggunakan pesawat CT merek
Philips MX16. Terdapat tiga pengaturan tegangan tabung yaitu 90, 120, dan 140
kV. Database 2-AFC dibuat dengan item-item yang terdiri dari 1 objek dan 1
background. Untuk setiap variasi, sebanyak 20 item pertanyaan. Dengan demikian
total 300 item pertanyaan (3 variasi tegangan × 5 variasi ukuran × 20 item
pertanyaan). Database AFC tersebut kemudian dievaluasi oleh tujuh orang
fisikawan medik dengan pengalaman klinis lebih dari dua tahun untuk
mengidentifikasi keberadaan objek low-contrast pada setiap variasi dan diperoleh
nilai persentase benar (PC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar
ukuran objek menyebabkan kenaikan tingkat PC. Tegangan 90 kV menghasilkan
deteksi optimal untuk objek berukuran besar yaitu 5 dan 6 mm. Sementara itu, 120
kV lebih efektif untuk objek berukuran kecil yaitu 2–4 mm. Sebaliknya, 140 kV
menunjukkan performa deteksi terendah untuk semua ukuran objek. Temuan ini
mengindikasikan bahwa tegangan tabung yang lebih rendah dapat meningkatkan
kemampuan deteksi low-contrast meskipun menghasilkan noise citra yang lebih
tinggi. Selain itu, variasi antar pengamat tergolong rendah, dengan nilai p > 0,5
yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan mereka
dalam melakukan asesmen terhadap LCD.
Kata Kunci: Computed tomography (CT); low contrast detectability; image quality;
fantom ACR; tegangan tabung, objek low contrast; 2-AFC; fisikawan medis.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Physics
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 10 Nov 2025 02:22
Last Modified: 10 Nov 2025 02:22
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40755

Actions (login required)

View Item View Item