Pramudya, Adelia Nanda (2025) Integrasi Data Gravitasi Airborne dan Magnetik EMAG2-V3 untuk Pemodelan Bawah Permukaan di Wilayah Semenanjung Muria. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Adelia Nanda Pramudya.zip Restricted to Repository staff only Download (16MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (422kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (473kB) |
|
|
Text
7. ABSTRACT.pdf Download (353kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR ISI.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (508kB) |
Abstract
Wilayah Semenanjung Muria memiliki kompleksitas geologi yang menarik
untuk diteliti guna memahami struktur bawah permukaan. Penelitian ini bertujuan
untuk membuat pemodelan bawah permukaan berdasarkan data gravitasi airborne
dan data magnetik EMAG2-V3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
mencakup pemrosesan data gravitasi dan magnetik, pemisahan anomali, serta
pemodelan inversi. Penelitian ini menerapkan metode wavelet transform untuk
memisahkan anomali regional dan residual. Validasi hasil dilakukan dengan
metode upward continuation untuk memastikan pemisahan anomali yang optimal.
Pemodelan anomali residual gravitasi menggunakan pemrograman SimPEG
berbasis python. Pemodelan anomali residual magnetik dilakukan menggunakan
software ZondGM3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model densitas bawah
permukaan Semenanjung Muria memiliki densitas rendah (1,4 hingga 2 gram/cm³)
di bagian daratan aluvial, yang dicurigai sebagai bekas Selat Muria Purba. Densitas
rendah ini mengindikasikan keberadaan material endapan seperti pasir dan kerikil.
Selanjutnya, daerah ini memiliki nilai suseptibilitas magnetik yang meningkat
sebesar 2 × 10-4 - 6 × 10-4 CGS akibat pendangkalan oleh endapan material
vulkanik. Selain itu, ditemukan struktur sesar lokal di Gunung Muria dengan
orientasi utara–selatan, yang ditandai dengan anomali densitas rendah (1,5
gram/cm³) pada rentang koordinat x 480000 hingga 485000. Integrasi data gravitasi
airborne dan magnetik EMAG2-V3 terbukti saling melengkapi dalam mengungkap
karakteristik bawah permukaan Semenanjung Muria. Dengan demikian,
pendekatan berbasis wavelet transform dalam pemrosesan gravitasi dan pemodelan
dengan SimPEG memberikan hasil yang lebih optimal dalam memahami struktur
bawah permukaan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi studi geofisika
lebih lanjut di wilayah sejenis.
Kata kunci: Gravitasi airborne, magnetik EMAG2-V3, wavelet transform,
SimPEG, pemodelan bawah permukaan, Semenanjung Muria.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Physics |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 07 Nov 2025 09:26 |
| Last Modified: | 07 Nov 2025 09:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40726 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
