Phuspita, Phuspa (2025) Etnobotani Tumbuhan Obat Etnis Melayu Kec Bunguran Timur Kabupaten Natuna Kepulauan Riau. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Phuspa Phuspita.zip Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
1&2 COVER HALAMAN JUDUL.pdf Download (15kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (10kB) |
|
|
Text
7. ABSTRACT.pdf Download (42kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR ISI.pdf Download (33kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (86kB) |
Abstract
Etnis Melayu adalah salah satu suku Melayu di Kepulauan Riau yang menetap
pada kawasan Kabupaten Natuna dengan memiliki tradisi yang unik. Masyarakat
tradisional Melayu Natuna pada kehidupan kesehariannya tergantung pada alam
dan lingkungan sekitarnya. Etnis Melayu memiliki pengetahuan lokal dan
kebiasaan dalam memanfaatkan serta mengaplikasikan tumbuhan sebagai ramuan
obat untuk mengobati penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji
keanekaragaman jenis tumbuhan obat; mengkaji kategori penyakit/perawatan,
peramuan, penyajian dan komposisi bahan tumbuhan obat; mengkaji indeks
kepentingan budaya pemanfaatan jenis tumbuhan obat; mengkaji persepsi dan
tingkat pengetahuan mengenai konsep sehat, sakit, penyebab, tipe penyakit pada
masyarakat Etnis Melayu. Penelitian dilakukan pada Oktober 2023 hingga April
2024 pada masyarakat Etnis Melayu di Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten
Natuna Kepulauan Riau. Metode pengumpulan data menggunakan survei
eksplorasi partisipatif dengan wawancara semi terstruktur. Hasil pengamatan
ditemukan tumbuhan obat sebanyak 72 jenis termasuk dalam 43 famili dengan
famili yang dominan Zingiberaceae (5 jenis) dan Fabaceae (5 jenis). Sebanyak 44
kategori penyakit/perawatan yang diderita masyarakat Etnis Melayu diobati
menggunakan ramuan obat dengan komposisi bahan daun sebanyak 35 jenis
(46%), dengan cara peramuan direbus 39 ramuan (37%) dan ramuan paling
banyak disajikan dalam bentuk diminum 31 ramuan (68%). Indeks kepentingan
budaya (ICS/ Index Cultural Significance) jenis tumbuhan obat yang memiliki
nilai ICS tertinggi 90 yaitu kunyit (Cucurma domestica) dan Jahe (Zingiber
officinale). Pewarisan sistem pengobatan tradisional masyarakat Etnis Melayu
diwariskan secara lisan dan turun temurun melalui leluhur ke tokoh adat Etnis
Melayu (LAM atau Lembaga Adat Melayu), dukun kampung (Dukon) dan bidan
kampung (Bidien).
Kata kunci: pengobatan tradisional, pengetahuan tradisional, tumbuhan obat, Etnis
Melayu, Bunguran Timur.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 09:11 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 09:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40660 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
