Nagari, Ardelia Padma (2025) Hubungan Antara Konsentrasi Testoseron pada Feses dengan Pola Tingkah Laku Rusa Timor (Rusa timorensis de Blainville) di Penangkaran CV. Bahtera Satwa. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (18kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (8kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (14kB) |
|
|
Text
11. BAB I.pdf Download (327kB) |
Abstract
Rusa Timor (Rusa timorensis de Blainville) merupakan spesies endemik Indonesia yang
telah dikategorikan sebagai spesies rentan sejak tahun 2008. Rusa Timor betina memiliki
siklus reproduksi non-seasonal poliestrus, sedangkan siklus reproduksi pada rusa jantan
dipengaruhi oleh konsentrasi testosteron selama fase ranggah. Pengambilan sampel feses
dalam pengukuran testosteron menggunakan metode non-invasif untuk meminimalkan
gangguan dan stres pada hewan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis konsentrasi
testosteron fekal, pola tingkah laku reproduksi, dan hubungan antara konsentrasi
testosteron fekal dengan tingkah laku reproduksi rusa Timor di Penangkaran CV. Bahtera
Satwa. Metode yang digunakan adalah focal animal sampling selama 12 hari pada 4 ekor
rusa Timor jantan berumur lebih dari satu tahun dengan kondisi cabang ranggah yang
bervariasi. Sampel feses rusa Timor dikumpulkan pada pagi hari, dikeringkan, dihaluskan
serta diekstraksi dengan aquabidest dan metanol, kemudian diukur menggunakan metode
enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Data konsentrasi testosteron dan tingkah
laku dianalisis menggunakan uji non-parametrik Kruskal-Wallis dan hasil yang signifikan
dilanjut dengan uji Mann-Whitney, sedangkan hubungan antara konsentrasi testosteron
dengan tingkah laku diuji menggunakan korelasi Spearman. Hasil menunjukkan adanya
perbedaan nyata durasi dan frekuensi tingkah laku menggosok ranggah, mengikuti betina,
mengendus, mencium, dan flehmen antara rusa Timor jantan A (dominan) dengan rusa
jantan lainnya (B, C, dan D), namun tidak ditemukan perbedaan yang nyata pada tingkah
laku berkelahi antar-pejantan dan urinary spray jika dibandingkan dengan rusa Timor B
(peringkat 2). Kesimpulan dari penelitian ini urutan tingkah laku reproduksi rusa jantan di
penangkaran mengikuti pola normal tingkah laku reproduksi rusa pada umumnya dan
sintesis testosteron mengikuti fase ranggah. Konsentrasi testosteron fekal pada penelitian
ini tidak memiliki keterkaitan dengan durasi dan frekuensi tingkah laku reproduksi.
Kata kunci: rusa Timor, non-invasif, testosterone fekal, tingkah laku reproduksi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 04:31 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 04:46 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40642 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
