Sholehah, Ikmalus (2025) Uji Efek Antidiabetes Ramuan Herbal Kencing Manis Madura pada Tikus Wistar Jantan Diabetes Melitus. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (314kB) | Request a copy |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
13. ABSTRACT.pdf Download (189kB) |
|
|
Text
12. ABSTRAK.pdf Download (189kB) |
|
|
Text
14. PENDAHULUAN.pdf Download (250kB) |
Abstract
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang
ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin.
Penggunaan obat herbal tradisional sebagai alternatif terapi antidiabetes mulai
banyak dikembangkan, salah satunya adalah Ramuan Herbal Kencing Manis
Madura yang secara empiris digunakan oleh masyarakat Madura untuk
mengontrol kadar gula darah. Penggunaan ramuan tersebut secara turuntemurun belum diikuti dengan pembuktian ilmiah yang memadai mengenai
efektivitas dan mekanisme kerjanya. Informasi mengenai pengaruh ramuan ini
terhadap parameter fisiologis dan biokimia, seperti kadar glukosa darah,
kondisi histologis pankreas, serta stres oksidatif hati, masih sangat terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antidiabetes ramuan herbal tersebut
terhadap kadar gula darah, diameter pankreas, skor kerusakan histologi
pankreas, dan kadar malondialdehida (MDA) hati pada tikus Wistar jantan
model diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan 30 ekor tikus Wistar
jantan yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan, yaitu kelompok normal,
kelompok diabetes kontrol, serta tiga kelompok diabetes yang diberi ramuan
herbal dengan dosis 5 g/KgBB/hari, 10 g/KgBB/hari, dan 15 g/KgBB/hari
selama 10 dan 20 hari perlakuan. Induksi diabetes dilakukan menggunakan
streptozotocin (STZ) dengan dosis tunggal 45 mg/KgBB. Variabel yang
diamati meliputi kadar gula darah, diameter pankreas, skor kerusakan pankreas
secara histologi dan kadar MDA hati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemberian ramuan herbal madura dengan dosis mnimal 5 g/KgBB/hari selama
20 hari secara signifikan mampu menurunkan kadar gula darah, memperbaiki
histologi jaringan pankreas dengan skor kerusakan lebih rendah, serta
menurunkan kadar MDA hati dibandingkan kelompok diabetes kontrol
(p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ramuan
herbal madura pada dosis minimal 5 g/KgBB/hari dengan waktu paparan 20
hari efektif digunakan sebagai terapi pendukung untuk diabetes melitus.
Kata kunci: Diabetes melitus, Ramuan herbal madura, Gula darah, Pankreas, MDA.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 03 Nov 2025 08:57 |
| Last Modified: | 03 Nov 2025 08:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40595 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
