Aslam, Alifian Nurhidayat (2025) Kombinasi Minyak Atsiri dari Bunga Cengkeh (Syzygium Aromaticum) dan Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L.) Untuk Pengujian Aktivitas Antioksidan serta Antibakteri. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
01. COVER.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
03. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (310kB) | Request a copy |
|
|
Text
09. ABSTRAK.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
10. ABSTRACT.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (246kB) |
Abstract
Isu resistensi antimikroba dan penggunaan antioksidan sintetis telah
menimbulkan perhatian global, sehingga diperlukan pengembangan sumber
senyawa alami yang aman dan berkelanjutan. Minyak atsiri bunga cengkeh dan
daun kemangi diketahui memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri, namun
penggunaannya secara kombinasi berpotensi meningkatkan efektivitas biologis.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian aktivitas antioksidan dan
antibakteri dari minyak atsiri bunga cengkeh, minyak atsiri daun kemangi, serta
kombinasi keduanya. Minyak atsiri diperoleh melalui distilasi uap-air dan
dikarakterisasi sifat fisiknya, sedangkan komponen kimia dianalisis menggunakan
GC-MS. Aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH, sedangkan aktivitas
antibakteri ditentukan menggunakan metode sumuran terhadap E. coli dan S.
aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri bunga cengkeh
mengandung eugenol (75,22%) sebagai komponen utama dengan total fenol
sebesar 952,896 ± 6,825 mg GAE/g dan aktivitas antioksidan sangat kuat (IC50 =
7,387 mg/L). Minyak atsiri daun kemangi didominasi oleh linalool (53,62%)
dengan total fenol 30,352 ± 0,039 mg GAE/g dan aktivitas antioksidan lebih rendah
(IC50 = 215,404 mg/L). Kombinasi kedua minyak atsiri dalam berbagai
perbandingan menghasilkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat serta
meningkatkan efektivitas antibakteri dibandingkan penggunaan tunggal. Minyak
atsiri bunga cengkeh bersifat bakterisidal terhadap E. coli dan bakteriostatik
terhadap S. aureus, sedangkan minyak atsiri daun kemangi menunjukkan sifat
bakteriostatik terhadap keduanya. Dengan demikian, kombinasi minyak atsiri
bunga cengkeh dan daun kemangi memiliki potensi sinergis sebagai agen
antioksidan dan antibakteri alami.
Kata Kunci: Minyak atsiri, cengkeh, kemangi, antioksidan, antibakteri
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 03 Nov 2025 07:51 |
| Last Modified: | 03 Nov 2025 07:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40589 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
