MANSOOR, Athaya Nisrina (2025) Sintesis dan Karakterisasi Nanopartikel Kuningan (CuZn) Dengan Medium Polivinilpirolidon Sebagai Agen Antibakteri. Post-Doctoral thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. Cover.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
3. Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
4. Lembar Pengesahan.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
6. Kata Pengantar.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
12. Abstrak.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
13. Abstract.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
14. Bab I Pendahuluan.pdf Download (267kB) |
Abstract
Nanopartikel logam saat ini banyak dikembangkan sebagai agen antibakteri
karena ukuran partikelnya yang kecil dan luas permukaan yang besar, sehingga
mampu berinteraksi lebih efektif dengan membran sel bakteri. Namun demikian,
nanopartikel logam memiliki kelemahan yaitu mudah teroksidasi dan mengalami
aglomerasi ketika disintesis, yang dapat menurunkan stabilitas serta efektivitas
aktivitas antibakterinya. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan
mengkarakterisasi nanopartikel CuZn menggunakan metode ablasi laser pulsa
Nd:YAG dengan dua variasi medium cair, yaitu polivinilpirolidon (PVP) 0,1% dan
akuades, serta menguji aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli.
Karakterisasi dilakukan menggunakan FESEM untuk menentukan morfologi dan
ukuran partikel, UV-Vis untuk mengamati fenomena Surface Plasmon Resonance
(SPR), dan FTIR untuk mengidentifikasi gugus fungsi yang berinteraksi dengan
permukaan nanopartikel. Hasil FESEM menunjukkan bahwa medium PVP
menghasilkan nanopartikel CuZn dengan ukuran lebih kecil (±26–34 nm),
morfologi lebih seragam, dan aglomerasi lebih rendah dibandingkan medium
akuades (±34–42 nm). Spektrum UV-Vis menunjukkan puncak SPR pada panjang
gelombang 569 nm pada medium PVP dan 593 nm pada medium akuades. Analisis
FTIR menunjukkan adanya serapan khas gugus C=O dan C–N dari PVP yang
berinteraksi dengan permukaan CuZn, berperan sebagai agen penstabil yang
mencegah aglomerasi partikel. Uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi
cakram menunjukkan bahwa nanopartikel CuZn dalam medium PVP memiliki daya
hambat lebih tinggi terhadap E. coli (IDH = 2,2) dibandingkan dengan medium
akuades (IDH = 1,7). Dengan demikian, penggunaan PVP terbukti efektif dalam
menghasilkan nanopartikel CuZn yang lebih kecil, stabil, dan memiliki aktivitas
antibakteri lebih baik.
Kata Kunci : CuZn, nanopartikel, PVP, ablasi laser, antibakteri
| Item Type: | Thesis (Post-Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 31 Oct 2025 03:07 |
| Last Modified: | 31 Oct 2025 03:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40531 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
