Search for collections on Undip Repository

Peningkatan Aktivitas Antibakteri dan Antioksidan Minyak Atsiri Serai Dapur (Cymbopogon citratus) Menggunakan Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum)

Annuru, Safira Kaltsum (2025) Peningkatan Aktivitas Antibakteri dan Antioksidan Minyak Atsiri Serai Dapur (Cymbopogon citratus) Menggunakan Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 01. Cover.pdf] Text
01. Cover.pdf

Download (162kB)
[thumbnail of 03. Halaman Pengesahan.pdf] Text
03. Halaman Pengesahan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (270kB) | Request a copy
[thumbnail of 05. Daftar Isi.pdf] Text
05. Daftar Isi.pdf

Download (276kB)
[thumbnail of 09. Abstrak.pdf] Text
09. Abstrak.pdf

Download (193kB)
[thumbnail of 10. Abstract.pdf] Text
10. Abstract.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of 11. Bab 1.pdf] Text
11. Bab 1.pdf

Download (244kB)

Abstract

Minyak atsiri dari serai dapur (Cymbopogon citratus) memiliki potensi sebagai
antibakteri namun aktivitas antioksidannya tergolong lemah. Sebaliknya, minyak
atsiri bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) diketahui memiliki bioaktivitas yang
sangat poten, terutama sebagai antioksidan dan antimikroba karena kandungan
eugenol yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengkarakterisasi,
serta menganalisis peningkatan aktivitas antioksidan dan antibakteri minyak atsiri
serai dapur setelah dikombinasikan dengan minyak atsiri bunga cengkeh. Minyak
atsiri diisolasi menggunakan metode distilasi uap dan komponen kimianya
dianalisis menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Uji
aktivitas meliputi penentuan kadar fenolat total, aktivitas antioksidan (metode
DPPH untuk nilai IC₅₀), dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus
dan Escherichia coli (metode difusi sumuran). Hasil penelitian menunjukkan
rendemen minyak serai dapur sebesar 0,09% dan bunga cengkeh 0,73%. Analisis
GC-MS mengidentifikasi Neral (36,59%) dan Sitral (31,96%) sebagai komponen
utama minyak serai, sedangkan minyak cengkeh didominasi oleh Eugenol
(75,22%). Minyak bunga cengkeh menunjukkan kadar total fenolat (956,721 mg
GAE/g) dan aktivitas antioksidan (IC₅₀ 7,387 mg/L) yang jauh lebih superior.
Kombinasi kedua minyak terbukti secara signifikan meningkatkan bioaktivitas, di
mana rasio 2:1 (serai:cengkeh) menunjukkan peningkatan aktivitas terkuat terhadap
S. aureus, sementara rasio 1:1 menunjukkan peningkatan optimal terhadap E. coli

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 30 Oct 2025 04:04
Last Modified: 30 Oct 2025 04:04
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40467

Actions (login required)

View Item View Item