Wahyudi, Maria Christi Della (2025) Sintesis Silika Mesopori dengan Variasi Waktu Hidrotermal sebagai Pengemban Katalis Ni-Cu untuk Reaksi Hidrorengkah Minyak Jelantah menjadi Biofuel. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Maria Christi Della Wahyudi.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
5. DAFTAR ISI.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
9. ABSTRAK.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
10. ABSTRACT.pdf Download (165kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (229kB) |
Abstract
Kelangkaan bahan bakar fosil dan meningkatnya isu lingkungan mendorong
pencarian sumber energi alternatif, salah satunya biofuel. Salah satu bahan baku
potensial untuk dikonversi menjadi biofuel adalah minyak jelantah. Proses konversi
minyak jelantah menjadi biofuel dilakukan melalui reaksi hidrorengkah, yang dapat
berlangsung lebih efisien dengan bantuan katalis heterogen. Penggunaan silika
mesopori sebagai pengemban logam aktif seperti Ni dan Cu mampu meningkatkan
luas permukaan dan ketersediaan situs aktif sehingga aktivitas katalitik meningkat.
Karakteristik silika sebagai pengemban dipengaruhi oleh kondisi sintesis, salah
satunya adalah waktu perlakuan hidrotermal. Proses hidrotermal berperan penting
dalam mengontrol struktur pori, kristalinitas, dan homogenitas ukuran partikel
melalui mekanisme kondensasi dan polimerisasi selama sintesis. Penelitian ini
mengevaluasi pengaruh variasi waktu hidrotermal pada sintesis silika mesopori
sebagai pengemban katalis Ni-Cu, serta karakteristik, aktivitas, dan selektivitasnya
dalam reaksi hidrorengkah. Silika mesopori sebagai material pengemban disintesis
melalui variasi waktu hidrotermal selama 24, 48, dan 72 jam. Katalis Ni-Cu/SiO2
disintesis menggunakan metode impregnasi basah dan dikarakterisasi
menggunakan FTIR, XRD, dan GSA, serta diuji keasamannya dan diaplikasikan
dalam reaksi hidrorengkah minyak jelantah. Hasil menunjukkan bahwa katalis NiCu/SiO2 variasi waktu hidrotermal 72 jam memiliki luas permukaan tertinggi yaitu
510,71 m2/g, volume pori 0,45 cm3/g, diameter pori rata-rata 3,80 nm, total
keasaman 14,03 mmol/g, serta distribusi ukuran pori yang seragam. Biofuel
tertinggi diperoleh katalis KS-48 memberikan performa terbaik dengan luas
permukaan 146,48 m2/g dan selektivitas produk sebesar 77,08% terhadap fraksi
C16–C18. Katalis Ni-Cu/SiO2 terbukti efektif dalam meningkatkan konversi dan
selektivitas biofuel dari minyak jelantah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 29 Oct 2025 04:42 |
| Last Modified: | 29 Oct 2025 04:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40382 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
