Luthfiyah, Lulu (2025) Sintesis Komposit Kitosan@Magnetit/Silika Gel Sebagai Adsorben Zat Warna Rhodamin B. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Lulu Luthfiyah.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf.pdf Download (84kB) |
|
|
Text
5. DAFTAR ISI.pdf.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
9. ABSTRAK.pdf.pdf Download (230kB) |
|
|
Text
10. ABSTRACT.pdf.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf.pdf Download (276kB) |
Abstract
Rhodamin B merupakan zat pewarna sintetis yang bersifat toksik,
karsinogenik, dan sulit terdegradasi, sehingga berisiko tinggi terhadap lingkungan.
Permasalahan tersebut dapat diatasi, salah satunya dengan metode adsorpsi.
Adsorpsi adalah penjerapan zat cair pada permukaan zat penyerap (adsorben).
Adsorben yang sering digunakan adalah silika gel, yang mempunyai luas
permukaan yang besar, kontrol ukuran pori, serta komposisi kimia yang relatif
stabil. Penambahan magnetit diharapkan dapat mempermudah pemisahan adsorben
secara magnetik. Sementara kitosan memiliki gugus -NH2 yang memungkinkan
berinteraksi dengan gugus polar dalam struktur Rhodamin B melalui ikatan
hidrogen. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan sintesis
kitosan@magnetit/silika gel (CTS@Fe3O4/SG) untuk adsorpsi zat warna Rhodamin
B.Sintesis komposit dilakukan melalui metode sol-gel dengan melapisi magnetit
menggunakan silika gel, kemudian dikompositkan dengan kitosan massa 0; dan 1,5
gram. Karakterisasi dilakukan menggunakan Fourier Transform Infra-Red (FTIR)
untuk mengidentifikasi gugus fungsi, Surface Area Analyzer (SAA) untuk
menentukan porositas dan luas permukaan, serta Spektroskopi Ultraviolet-Visible
(UV-Vis) untuk menentukan konsentrasi Rhodamin B sebelum dan sesudah proses
adsorpsi. Uji aplikasi dilakukan berdasarkan variasi waktu kontak dan konsentrasi
larutan Rhodamin B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit dengan
penambahan 1,5 gram kitosan memberikan kapasitas adsorpsi tertinggi sebesar 5,62
mg/g pada konsentrasi awal 30 ppm dan waktu optimum 30 menit. Spektra FTIR
menunjukkan adanya gugus fungsi komposit seperti -NH2, -OH, dan -SiOH.
Berdasarkan karakterisasi SAA, penambahan kitosan 1,5 gram mampu
meningkatkan luas permukaan dan porositas komposit sehingga mendukung proses
adsorpsi. Secara keseluruhan, komposit CTS@Fe3O4/SG efektif digunakan sebagai
adsorben Rhodamin B.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 09:00 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 09:00 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40375 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
