Search for collections on Undip Repository

Sintesis MIP-Kurkumin berbasis karboksimetil kitosan sebagai sediaan penghantar kurkumin transdermal pada mencit

Nurudin, Daffa’ M.R. ‘Aisy (2025) Sintesis MIP-Kurkumin berbasis karboksimetil kitosan sebagai sediaan penghantar kurkumin transdermal pada mencit. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB) | Request a copy
[thumbnail of 5. DAFTAR ISI.pdf] Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (471kB)
[thumbnail of 9. ABSTRAK.pdf] Text
9. ABSTRAK.pdf

Download (273kB)
[thumbnail of 10. ABSTRACT.pdf] Text
10. ABSTRACT.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of 11. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (292kB)

Abstract

Kurkumin merupakan senyawa polifenol utama yang terdapat pada rimpang
Curcuma longa dengan aktivitas farmakologis yang luas, antara lain antiinflamasi,
antioksidan, dan antikanker. Namun, pemanfaatan kurkumin masih terbatas karena
bioavailabilitasnya rendah akibat kelarutan air yang buruk, penyerapan
gastrointestinal yang kurang optimal, serta metabolisme dan eliminasi yang
berlangsung cepat. Oleh karena itu, diperlukan sistem penghantaran obat yang
mampu meningkatkan kelarutan, stabilitas, serta retensi kurkumin di dalam tubuh.
Penelitian ini mengembangkan sistem penghantaran berbasis Molecularly
Imprinted Polymer (MIP) dengan karboksimetil kitosan (CMC) sebagai matriks
polimer, etilen glikol dimetakrilat (EGDMA) sebagai agen pengikat silang, serta
benzoil peroksida (BPO) sebagai inisiator. Sintesis MIP dilakukan melalui metode
bulk polymerization dengan kurkumin sebagai molekul template. Karakterisasi
dilakukan menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk
identifikasi gugus fungsi dan Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive XRay (SEM-EDX) untuk analisis morfologi partikel. Evaluasi kinerja meliputi uji
adsorpsi dengan variasi berat dan konsentrasi, pelepasan in vitro menggunakan sel
difusi Franz dalam buffer fosfat pH 7,4, serta uji in vivo pada model luka eksisi
mencit. Hewan uji dibagi menjadi empat kelompok: P0 (kontrol negatif), P1
(povidone iodine), P2 (MIP-kurkumin), dan P3 (NIP-kurkumin). Hasil penelitian
menunjukkan kapasitas adsorpsi MIP (2,589 mg/g) lebih tinggi dibandingkan NIP
(1,438 mg/g) berdasarkan isoterm Langmuir. Uji pelepasan in vitro menunjukkan
pelepasan kurkumin dari MIP lebih terkontrol (40,48%) dibandingkan NIP
(48,71%). Uji in vivo memperlihatkan bahwa MIP memberikan penyembuhan luka
paling optimal dengan diameter luka yang lebih kecil dibandingkan kelompok NIP
maupun kontrol. Dengan demikian, MIP-kurkumin berbasis karboksimetil kitosan
berpotensi dikembangkan sebagai sistem penghantaran obat transdermal dengan
pelepasan terkendali dan efektivitas farmakologis yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 28 Oct 2025 03:40
Last Modified: 28 Oct 2025 03:40
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40338

Actions (login required)

View Item View Item