Budiarti, Aprilia (2025) Efek Penambahan Asetat, Laktat, Dan Sitrat Sebagai Sumber Karbon Pada Kinerja Microbial Fuel Cell (MFC) Dengan Bakteri Halofilik Bacillus clausii J1G-0%B. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Aprilia Budiarti.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (112kB) |
|
|
Text
5. DAFTAR ISI.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
9. ABSTRAK.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
10. ABSTRACT.pdf Download (134kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (165kB) |
Abstract
Microbial fuel cell menjadi salah satu teknologi pilihan yang terus
dikembangkan oleh para peneliti guna mengatasi pencemaran air limbah
bersalinitas tinggi sekaligus menghasilkan energi terbarukan ditengah masalah
krisis energi dan pencemaran lingkungan selama beberapa dekade ini. Penelitian ini
menerapkan asetat, laktat, dan sitrat dengan variasi konsentrasi 10, 30, dan 50 mM
sebagai sumber karbon tambahan microbial fuel cell menggunakan bakteri halofilik
Bacillus clausii J1G-0%B dalam usaha mengoptimalkan hasil microbial fuel cell,
sehingga dapat menjadi solusi pengolahan air limbah salinitas tinggi sekaligus
menghasilkan energi terbarukan. Penelitian ini terdiri atas pengujian sel setengah
yang meliputi analisis Cylic Voltammetry (CV), Rate Determining Step (RDS),
Electron Transfer Rate Constant (ks), perubahan pH serta kadar amonia; dan
pengujian sel penuh yang meliputi analisis voltase, rapat daya maksimum, serta
biofilm bakteri. Hasil penelitian menunjukkan penambahan sumber karbon asetat,
laktat, atau sitrat dapat meningkatkan karakteristik elektrokimia microbial fuel cell
ks
dengan kenaikan 184,56% hingga 378,23% terhadap kontrol dimana reaksi
redoks yang terjadi antara bakteri dan elektroda dibatasi reaksi difusi serta
melibatkan sitokrom a3, sitokrom b, sitokrom c, dan/atau sitokrom c1 Bacillus
clausii J1G-0%B. Kinerja microbial fuel cell menunjukkan hasil rerata voltase
sebesar 33,64 hingga 77,87 mV dan rapat daya maksimum sebesar 9,86 hingga
20,38 mW/m2, dimana hasil paling optimal diperoleh pada varian asetat 50 mM
dengan nilai ks sebesar 1,888 ± 0,002 s-1, rerata voltase sebesar 77,87 mV, dan rapat
daya maksimum sebesar 20,38 mW/m2.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 27 Oct 2025 09:08 |
| Last Modified: | 27 Oct 2025 09:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40331 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
