Haidar, Usamah and Dharma, Andhika Guna and Saubig, Arnila Novitasari (2025) PENGARUH PEMBELAJARAN DAN PELATIHAN MODUL SKRINING STRABISMUS ANAK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KLINIS DOKTER UMUM DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-TESIS)
ABSTRAK-TESIS.pdf Download (153kB) |
Abstract
Latar belakang: Prevalensi strabismus secara global berkisar antara 0.14% sampai 5.65% pada anak di seluruh dunia. Strabismus dengan deviasi yang kecil mungkin tidak disadari oleh keluarga, tetapi dapat berdampak signifikan pada perkembangan visual sehingga perlu dilakukan skrining pada anak. Strabismus pada anak jika lambat terdiagnosis dan ditatalaksana akan menyebabkan berbagai masalah dan komplikasi baik medis maupun sosial.
Tujuan: Mengetahui dan menganalisis pengaruh pembelajaran dan pelatihan modul skrining strabismus anak terhadap tingkat pengetahuan dan keterampilan klinis dokter umum di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Metode: Desain penelitian yaitu studi eksperimental kuasi dengan two group pretest posttest. Subjek dibagi menjadi dua kelompok yaitu pelatihan dan pembelajaran mandiri yang diperoleh dari 36 Puskesmas, masing-masing dengan satu dokter umum di kelompok pelatihan dan satu dokter umum di kelompok pembelajaran mandiri. Subjek diberikan pretest sebelum perlakuan dan posttest setelahnya. Data dianalisis menggunakan uji Independent t test untuk membandingkan hasil sebelum pada kedua kelompok dan uji Mann-Whitney setelah perlakuan pada kedua kelompok. Terakhir dilakukan uji Paired t test untuk menilai apakah terdapat perbedaan nilai pengetahuan dan keterampilan klinis antara pretest dan posttest pada kedua kelompok.
Hasil: Data diambil dari total 72 subjek dengan masing-masing kelompok terdiri dari 36 subjek. Nilai rata-rata sebelum pelatihan modul (63,51) dan sebelum pembelajaran mandiri modul (66,78) meningkat setelah diberikan pelatihan modul (93,68) dan setelah pembelajaran mandiri modul (93,75). Terdapat perbedaan bermakna pada nilai pengetahuan dan keterampilan klinis sebelum dan setelah pelatihan maupun pembelajaran mandiri menggunakan modul (p<0,05). Serta tidak didapatkan perbedaan bermakna antara nilai pengetahuan dan keterampilan klinis setelah diberikan pelatihan maupun pembelajaran mandiri modul (p>0.05).
Kesimpulan: Kedua metode baik pelatihan maupun pembelajaran mandiri sama-sama didapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan klinis setelah diberikan perlakuan. Singkatnya, dengan cukup membaca modul secara mandiri dokter umum mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klinisnya.
Kata Kunci: Pelatihan, Pembelajaran, Modul, Pengetahuan, Keterampilan klinis, Strabismus anak
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pelatihan, Pembelajaran, Modul, Pengetahuan, Keterampilan klinis, Strabismus anak |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 27 Oct 2025 06:58 |
| Last Modified: | 27 Oct 2025 06:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40320 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
