RASYADAN, Emir (2025) ANALISIS DETERMINAN NILAI TUKAR RUPIAH PERIODE TAHUN 2018-2022. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020120140219.pdf - Published Version Download (216kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020120140219.pdf - Published Version Download (229kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak Indonesia - 12020120140219.pdf - Published Version Download (244kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020120140219.pdf - Published Version Download (298kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020120140219.pdf - Published Version Download (226kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmark - 12020120140219.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS selama periode 2018-2022 dengan menggunakan kerangka Pendekatan Moneter. Dengan menggunakan data time series bulanan, penelitian ini menerapkan Vector Error Correction Model (VECM) untuk menguji hubungan dinamis jangka pendek dan keseimbangan jangka panjang. Variabel yang dianalisis meliputi selisih jumlah uang beredar (M), pendapatan nasional (Y), suku bunga (RL), dan inflasi (INF) antara Indonesia dan Amerika Serikat terhadap nilai tukar
(E). Hasil uji kointegrasi mengkonfirmasi adanya hubungan keseimbangan jangka panjang yang stabil. Dalam jangka panjang, peningkatan selisih pendapatan nasional (Y) dan suku bunga (RL) mendorong apresiasi Rupiah, sementara peningkatan selisih inflasi (INF) mendorong depresiasi, sesuai dengan teori. Namun, ditemukan anomali di mana peningkatan selisih jumlah uang beredar (M) justru berkorelasi dengan apresiasi. Analisis mekanisme koreksi kesalahan menunjukkan bahwa pendapatan nasional (Y) berperan sebagai variabel penyesuai utama yang
signifikan dalam mengembalikan sistem ke ekuilibriumnya. Lebih lanjut, analisis Impulse Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD) mengungkapkan bahwa nilai tukar (E) bertindak sebagai sumber guncangan dominan yang memengaruhi variabel moneter dan riil lainnya. Sebaliknya, pergerakan nilai tukar itu sendiri dalam jangka panjang paling signifikan dipengaruhi oleh guncangan dari suku bunga (RL) dan jumlah uang beredar (M). Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan konsistensi Pendekatan Moneter
dalam menjelaskan dinamika kurs Rupiah dan menyoroti pentingnya stabilitas inflasi serta peran ganda suku bunga dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nilai Tukar Rupiah, Pendekatan Moneter, VECM, Kointegrasi, Variabel Makroekonomi. |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 27 Oct 2025 03:01 |
| Last Modified: | 27 Oct 2025 03:01 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40311 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
